.

Selamat Datang di Blog Education_Life jangan lupa berikan comment dan komentar anda.
Tampilkan postingan dengan label Flora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flora. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Mei 2012

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan

Kunyit (Curcuma domestic) atau juga biasa disebut sebagai kunir ini sebenarnya memiliki banyak manfaat, mulai dari rempah bumbu masakan, pewarna makanan alami, hingga dipakai sebagai bahan campuran kosmetik alami yang tidak memiliki efeksamping sehingga sangat baik untuk kesehatan kulit.

Kunyit sangat mudah ditemukan di Indonesia yang beriklim tropis, bahkan di Indonesia harga kunyit tergolong murah jika dibandingkan di daerah dingin dan eropa, tidak heran tumbuhan ini masuk komoditas yang dahulu di angkut ke Belanda oleh para penjajah. Mungkin dari dahulu mereka dan masyarakat telah mengetahui manfaat kunyit yang sebenarnya.

KANDUNGAN KIMIA : Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat- zat manfaat lainnya Kandungan Zat : Kurkumin : R1 = R2 = OCH3 10 % Demetoksikurkumin : R1 = OCH3, R2 = H 1 - 5 % Bisdemetoksikurkumin: R1 = R2 = H sisanya Minyak asiri / Volatil oil (Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren, sabinen, borneol dan sineil ) Lemak 1 -3 %, Karbohidrat 3 %, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, Garam-garam Mineral (Zat besi, fosfor, dan kalsium) sisanya.

Kunyit memiliki kemampuan menahan perkembangan dari sel kanker, hingga zat yang terkandung dari tumbuhan ini benar-benar bisa mengurangi efek dari kanker, selain itu bisa juga meredakan sakit maag di Lambung, karena salah satu zat yang terdapat didalamnya dapat melarutkan HCL di lanbung.

Banyak sekali manfaat kunyit diantaranya adalah sebagai tumbuhan yang menyediakan banyak zat antioksidan. Zat ini sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Dan ternyata bagi anda yang suka sakit saat datang haid juga bisa mencoba dengan meminum saripati dari kunyit ini. Salah satu manfaat kunyit yang dipercaya adalah sebagai jamu yang dapat meredakan penyakit dalam mulai dari sakit di lambung, usus hingga saluran kencing.

Cara membuat saripati kunyit ini sangat mudah, anda tinggal haluskan kunyit dengan parutan dan saring airnya. Minum walau hanya ada 1-2 sendek makan, teruskan dengan air putih. Maka anda akan merasakan manfaat sebenarnya dari kunyit ini. Bagi anda yang kesulitan dalam mendapatkan saripati kunyit dengan membuatnya sendiri bisa anda dapatkan dalam bentuk serbuk di toko jamu terdekat. Namun saya lebih memilih buatan sendiri (keamanan terjamin).

Pemanfaatan kunyit :

1. Diabetes mellitus 
Bahan: 3 rimpang kunyit, 1/2 sendok the garam
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali seminggu 1/2 gelas.

2. Tifus 
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto
Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan di saring.
Cara mengunakan: diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.

3. Usus buntu 
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula kelapa/aren. Garam secukupnya.
Cara membuat: Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring.
Cara menggunakan:diminum setiap pagi setelah makan, secara teratur.

4. Disentri 
Bahan: 1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring. Cara menggunakan:diminum dan diulangi sampai sembuh.

5. Sakit Keputihan 
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam, 1 potong gula kelapa/aren
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring.
Cara menggunakan:diminum 1 gelas sehari.

6. Haid tidak lancar 
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1/2 sendok Teh ketumbar, 1/2 sendok Teh biji pala, 1/2 genggam daun srigading. Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 1 gelas sehari.

7. Perut mulas pada saat haid 
Bahan: 1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesar 4 cm, 1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm Cara membuat: semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan 1/2 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan:ditambah garam dan gula secukupnya dan diminum pada hari pertama haid.

8. Memperlancar ASI 
Bahan: 1 rimpang kunyit
Cara membuat: kunyit ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: dioleskan sebagai kompres diseputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.

9. Cangkrang (Waterproken) 
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng,
Cara Membuat: semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.

10. Amandel 
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu
Cara membuat: Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan 1/2 gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring
Cara menggunakan:diminum secara rutin 2 hari sekali.

11. Berak lendir 
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, 1/4 sendok makan kapur sirih
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.

12. Morbili 
Bahan: 1 rimpang kunyit dan 1 rimpang dringo bengle
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus
Cara menggunakan:dioleskan pada seluruh badan sebagai bedak

sumber:
http://www.ksaday.com/2012/04/manfaat-kunyit.html
http://www.sisilain.net/2010/09/manfaat-kunyit-sebagai-obat-alami.html
Read More......

Sabtu, 12 Mei 2012

Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

Kadang kala, resep keluarga, seperti air jahe segar, dapat menyembuhkan secara ajaib beberapa penyakit ringan. 

Selama bertahun-tahun, setiap kali terserang flu, pilek dan sakit kepala, saya akan mengambil jahe segar (500 gr). Jahe segar ini kemudian diiris dan direbus dalam air panas selama 20 menit, lalu tambahkan gula merah (100 gr), kemudian minum 4 hingga 5 kali sehari. Banyak orang telah menggunakan resep ini dan sembuh dari flu dan pilek.

Jahe hangat (rebusan air jahe segar) dapat mengobati berbagai penyakit ringan seperti:

1. Sariawan 
Rebus jahe segar (800 gr) dan masukkan ke dalam mangkok yang siap digunakan. Gunakanlah rebusan air jahe hangat tersebut untuk berkumur, 2-3 kali sehari. Enam hingga sembilan kumuran akan memiliki hasil yang luar biasa.

2. Periodontitis 
Kumur mulut dengan air jahe hangat pada pagi dan malam hari. Jika tenggorokan terasa sakit atau gatal, jahe hangat dapat ditambahkan garam dan gunakan 2-3 kali sehari.

3. Kerusakan gigi 
Kumurlah mulut dengan jahe hangat pagi dan malam hari. Minum air jahe sebagai minuman sehari-hari dapat membantu mencegah dan meringankan gejala tersebut.

4. Migren 
 Rendam tangan dalam air jahe hangat selama 15 menit. Cara semacam ini dapat membantu meringankan rasa sakit.

5. Mabuk 
Minumlah air jahe hangat. Ketika seseorang mabuk, air jahe akan meningkatkan sirkulasi untuk membantu menghilangkan etanol dari tubuh. Dapat pula ditambahkan madu untuk meningkatkan rasa.

6. Jerawat 
Cuci wajah dengan air jahe hangat pagi dan malam hari. Kondisi ini akan dapat meringankan bahkan menghilangkan jerawat dalam waktu 60 hari. Cara ini dapat pula diterapkan untuk menghilangkan bintik-bintik hitam dan kulit kering.

7. Ketombe 
Gosoklah jahe mentah ke dalam rambut. Kemudian bilas dengan air jahe hangat. Metode ini juga dapat membantu mencegah rambut rontok. Di sejumlah toko di Tiongkok, mereka memiliki cara khusus menggunakan air jahe hangat untuk mencuci rambut. Banyak orang telah menikmati perawatan ini dengan hasil yang baik. Mencuci rambut dengan air jahe merupakan resep kuno peninggalan nenek moyang.

8. Nyeri Pinggang dan Punggung 
Tambahkan sedikit garam dan cuka ke dalam air jahe hangat. Rendamlah handuk dengan air ini. Kemudian bilas dan tempel pada tempat yang terasa sakit. Ulangi beberapa kali. Metode ini dapat melemaskan otot dan membantu sirkulasi darah sehingga mengurangi rasa sakit.

9. Kaki Bau 
Tambahkan garam dan cuka ke dalam air jahe hangat. Rendam kaki selama 15 menit. Kemudian keringkan kaki dengan handuk lalu taburkan bedak talk. Selamat mencoba!!

10. Tekanan darah tinggi 
 Rendam kaki dalam air jahe hangat selama 15 menit. Metode ini membantu sirkulasi darah dengan cara refleksologi untuk menurunkan tekanan darah.

11. Pilek 
Rendam kaki hingga ke pergelangan dalam air jahe panas. Tambahkan garam dan cuka serta tambahkan air hangat secara terus menerus. Rendam sampai kaki berubah menjadi merah, metode ini juga baik untuk menghilangkan sakit kepala dan batuk.

sumber: Erabaru.net
Read More......

Senin, 07 Mei 2012

Manfaat Kulit Jeruk

Buah jeruk memang berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara, namun beragam jenisnya dapat ditemukan di hampir seluruh dunia. Buah yang banyak digemari ini memiliki kesegaran yang khas dan kandungan yang kaya manfaat. Sebut saja manfaat untuk beragam pengobatan, sumber aroma, hingga bahan pangan.

Namun, manfaat dari jeruk tak hanya berasal dari buahnya. Kulit jeruk yang biasanya hanya berakhir sebagai limbah, ternyata memiliki beragam manfaat yang dapat diraih dengan mudah. Tiga manfaat kulit jeruk berikut dapat langsung Anda aplikasikan di rumah tanpa membutuhkan pengolahan khusus.

Membersihkan noda 
Sering mengalami noda kopi atau teh yang berkerak pada cangkir? Jangan buru-buru kesal, coba bersihkan noda dengan menggosokkan kulit jeruk. Banyaknya produk pencuci piring yang menggunakan bahan dasar jeruk, pada dasarnya dikarenakan asam sitrat yang terkandung di dalamnya memang dikenal ampuh membersihkan noda. Anda juga dapat membubuhkan sedikit garam halus di kulit jeruk sebelum menggosoknya pada cangkir. Jangan digosok terlalu kencang, ya, agar tidak meninggalkan goresan.

Menghaluskan tumit 
Kandungan vitamin C pada jeruk berkhasiat untuk menyegarkan kulit. Namun selain itu, kandungan asam dan garamnya pun bermanfaat untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Maka jika kulit tumit Anda kasar dan pecah-pecah, percepat proses pengelupasan dengan menggosok kulit jeruk ke permukaan kulit.

Pewangi natural 
Jika Anda menyantap jeruk sebagai hidangan pencuci mulut di rumah, jangan dulu membuang kulitnya. Masakan dengan bau menyengat dapat meninggalkan aroma kurang sedap di wastafel Anda. Maka setelah acara makan besar keluarga, kumpulkan kulit jeruk dan taruh beberapa potongannya di saringan pembuangan wastafel. Aroma jeruk yang segar pun akan menyeruak di dapur Anda.

sumber: Female Kompas.com
Read More......

Manfaat Buah Alpukat

Berita Indonesia Terkini - Makanan sehat merupakan asupan penting bagi tubuh. Mengkonsumsi buah-buahan sangat diperlukan demi menjaga keseimbangan badan. Misalnya buah Alpukat merupakan salah satu buah kaya manfaat. Buah yang mengandung lemak sehat ini bisa membantu menjaga kesehatan mata, melawan kanker, serta meningkatkan penyerapan nutrisi. Bagaimana Alpukat memperbaiki kesehatan? Berikut uraiannya untuk Anda.

Tingkatkan kesehatan mata
Cobalah melindungi kesehatan mata dengan mengonsumsi beberapa potong Alpukat saat makan siang atau makan malam. Alpukat kaya akan lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang ditemukan dalam retina. Kedua antioksidan ini berfungi menjaga kesehatan mata dan mencegah gangguan mata terkait penuaan, seperti katarak dan macular degeneration.

Cegah kanker
Sebuah studi menemukan, ekstrak Alpukat bisa membunuh atau menghentikan pertumbuhan sel-sel prakanker yang memicu kanker mulut. Ekstrak ini juga diyakini mempunyai efek yang sama terhadap tipe kanker lainnya. Manfaat ini, menurut peneliti, disebabkan oleh kandungan folat, vitamin C dan E dalam Alpukat.

Kuatkan penyerapan nutrisi
Sebuah studi dari The Ohio State University, seperti dikutip situs health.com, menemukan bahwa orang-orang bisa menyerap lycopene (dari tomat) 4,5 kali lebih banyak saat ditambah Alpukat. Lemak baik dari Alpukat, menurut peneliti, membantu menyerap lebih banyak nutrisi.

Sumber lemak sehat
Cobalah mengganti krim berlemak dengan daging Alpukat. Satu ons Alpukat mengandung empat gram lemak tunggal tidak jenuh. Lemak baik ini berfungsi menurunkan kadar kolesterol dan baik untuk jantung. Selain lemak baik, satu ons Alpukat mengandung dua gram serat dan satu gram protein. Kandungan ini membuat Alpukat sangat cocok sebagai pengganti sumber lemak lain yang tidak sehat. MediaSehat Indonesia.

sumber : http://dedearay.blogspot.com
Read More......

Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan Kita

Buah nanas banyak mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Buah nanas juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain. Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit. Beberapa khasiat buah nanas yang telah masak:


1. anti radang,
2. dapat mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan,
3. mengganggu pertumbuhan sel kanker,
4. bersifat dingin,
5. peluruh kencing (diuretik),
6. membersihkan jaringan kulit yang mati,
7. membantu pencernaan makanan di lambung,
8. menghambat penggumpalan trombosit.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas:
  • Air perasan (Jus) Nanas: Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan, masalah pencernaan 
  • Daun Nanas (cuci bersih, ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit): Untuk luka bakar, gatal dan bisul 
  • Ketombe: Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu. 
  •  Peradangan kulit: sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Kupas kulitnya, lalu parut. Hasil parutannya dipakai untuk menggosok kulit yang bersisik dan mengelupas. Lakukan sekali sehari, malam sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari. 
  • Sembelit: minum air perasan dari 3 buah nanas, namun pilihlah buah yang belum matang benar dan agak sedikit asam. 
Efek Samping: 
  1. Nanas muda berpotensi sebagai abortivum atau sejenis obat yang dapat menggugurkan kandungan. Karena itu, nanas dapat digunakan untuk melancarkan terlambat haid. Karena itu, perempuan hamil dilarang mengkonsumsi nanas muda. 
  2. Memicu rematik. Di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa memicu kekambuhan rematik gout. Penderita rematik dan radang sendi dianjurkan untuk membatasi konsumsi nanas. 
  3. Meningkatkan gula darah. Buah nanas masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Jadi, bagi penderita diabetes, sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan. 
  4. Menimbulkan rasa gatal. Terkadang sehabis makan nanas segar, mulut dan lidah terasa gatal. Untuk menghindarinya, sebelum dimakan, rendamlah potongan buah nanas dengan air garam. Sederhana bukan? 
sumber: http://dedearay.blogspot.com
Read More......

Manfaat Buah Apel

Apel (Pyrus malus) dapat hidup subur di daerah yang mempunyai temperatur udara dingin. Tumbuhan ini di Eropa dibudidayakan terutama di daerah subtropis bagian Utara. Sedang apel lokal di Indonesia yang terkenal berasal dari daerah Malang, Jawa Timur. Atau juga berasal dari daerah Gunung Pangrango, Jawa Barat.

 Di Indonesia, apel dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabila dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian sekitar 1200 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan apel dikatagorikan sebagai salah saw anggota keluarga mawar-mawaran dan mempunyai tinggi batang pohon dapat mencapai 7-10 meter.

Daun apel sangat mirip dengan daun tumbuhan bunga mawar. Berbentuk bulat telurdan dihiasi gerigi-gerigi kecil pada tepiannya. Pada usia produktif, apel biasanya akan berbunga pada sekitar bulan Juli. Buah Apel yang berukuran macam-macam tersebut sebenarnya merupakan bunga yang membesar atau mengembang sehingga menjadi buah yang padat dan herisi.

Komposisi kandungan kimia: Buah apel (Pyrus malus) selain mempunyai kandungan sen’yawa pektin juga mengandung zat gizi, antara lain kalori sebesar 58 kalori, hidrat arang 14,9 gram, lemak 0,4 gram, protein 0,3 gram, kalsium 6 miligram, fosfor 10 miligram, besi 0,3 miligram, vitamin A 90 SI, vitamin B4O,04 miligram, vitamin C 5 miligram dan air 84,1 persen untuk setiap 100 gramnya.

Khasiat dan manfaat untuk pangobatan:
1. Diabetes Mellitus Bahan : 1 biji buah apel berukuran sedang; Cara membuat : dibelah menjadi 4 bagian dan direbus dengan air 3-4 gelas sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas; Cara menggunakan : diminum pagi-sore, dan dilakukan secara rutin.
2. Diare Bahan : buah apel yang belum begitu masak; Cara membuat: — Cara menggunakan : dimakan biasa.

sumber: tips petani.com
Read More......

Minggu, 23 Oktober 2011

Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica)

Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica), penghasil kapur barus (kamper) ternyata termasuk salah satu tanaman langka. Pohon Kapur yang mampu menghasilkan kristal kapur barus dengan aroma khas ini menempati status keterancaman tertinggi yakni Critically Endangered (Kritis). Pohon Kapur di Kalimantan disebut juga sebagai Ampadu, Amplang, Kapur, Kayatan, Keladan, Melampit, Mengkayat, Mohoi, Muri, dan Sintok. Di Sumatera selain disebut Kapur atau Barus tanaman ini dinamai Haburuan atau Kaberun.

Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini disebut sebagai Borneo Camphor, Camphor Tree, Malay camphor atau Indonesian Kapur. Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) nama resminya adalah Dryobalanops aromatica yang bersinonim dengan Dryobalanops sumatrensis (JF Gmel.) Kosterm., Laurus sumatrensis JF Gmel., Arbor camphorifera Rumph., Dipterocarpus Dryobalanops Steud., Dipterocarpus teres Steud, Dryobalanops camphora Colebr., Dryobalanops junghuhnii Becc., Dryobalanops vriesii Becc Correa., Pterigium teres, Shorea camphorifera Roxb.
Pohon kapur mempunyai ukuran yang besar dan tinggi. Diameter batangnya mencapai 70 cm bahkan 150 meter dengan tinggi pohon mencapai 60 meter. Kulit pohon berwarna coklat dan coklat kemerahan di daerah dalam. Pada batangnya akan mengeluarkan aroma kapur bila dipotong. Daun Kapur tunggal dan berseling, memiliki stipula di sisi ketiak, dengan permukaan daun memngkilap, dan tulang daun sekunder menyirip sangat rapat dengan stipula berbentuk garis dan sangat mudah luruh. Bunga berukuran sedang, kelopak mempunyai ukuran sama besar, mempunyai mahkota bunga elips, mekar, putih berlilin, dan memiliki 30 benang sari. Pohon Kapur memiliki buah agak besar, mengkilap, dan bersayap sebanyak 5 helai.

Tanaman Kapur (Dryobalanops aromatica) tumbuh di hutan dipterocarp campuran hingga ketinggian 300 meter dpl. Persebaran tumbuhan langka ini mulai dari Indonesia (pulau Sumatera dan Kalimantan) dan Malaysia (Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Serawak).

Tanaman Penghasil Kapur Barus atau Kamper. Pohon Kapur atau Dryobalanops aromatica merupakan salah satu tanaman penghasil kapur barus atau kamper selain tumbuhan Cinnamomum camphora. Kapur barus dari pohon Kapur ini telah menjadi komoditi perdagangan internasional sejak abad ke-7 Masehi.

Untuk mendapatkan kristal kapur barus, dimulai dengan memilih, menebang, dan memotong-motong batang pohon Kapur (Dryobalanops aromatica). Potongan-potongan batang pohon Kapur kemudian dibelah untuk menemukan kristal-kristal kapur barus yang terdapat di dalam batangnya. Mungkin lantaran penebangan yang membabi buta kemudian pohon Kapur menjadi pohon yang langka.

Selain menghasilkan kamper, Pohon Kapur juga dapat dimanfaatkan kayunya sebagai bahan bangunan, perkapalan, dinding, dan lantai karena memiliki kualitas kayu yang cukup baik.

Pohon Kapur yang Langka dan Terancam Punah. Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica) semakin sulit ditemukan di habitatnya. Pohon ini termasuk salah satu tanaman langka di Indonesia. Bahkan IUCN Redlist memasukkannya dalam status konservasi Critically Endangered atau Kritis. Status ini merupakan status keterancaman dengan tingkatan paling tinggi sebelum status punah.

Kelangkaan dan terancam punahnya spesies tanaman ini diakibatkan oleh penebangan yang membabi buta untuk mendapatkan kristal kapur barus di dalamnya. Padahal kandungan kampur dalam setiap pohon tidak sama, bahkan terkadang sangat kurang. Ancaman lainnya diakibatkan oleh kerusakan hutan dan kebakaran hutan.

Sumber: http://alamendah.wordpress.com/2011/02/25/pohon-kapur-dryobalanops-aromatica-penghasil-kapur-barus/
Read More......

Jumat, 21 Oktober 2011

Jambu monyet (Anacardium occidentale)

Jambu monyet atau jambu mede (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman dari suku Anacardiaceae yang berasal dari Brasil dan memiliki "buah" yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang mede, kacang mete atau kacang mente; bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai macam penganan. Secara botani, tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae), melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan mangga (suku Anacardiaceae).

Di wilayah indonesia jambu monyet dikenal juga dengan berbagai nama seperti jambu mèdè (Sd.); jambu mété atau jambu ménté (Jw.); jhambu monyèt (Md.); jambu dwipa, jambu jipang, nyambu monyèt (Bl.); nyambuk nyĕbèt (Sas.); jambu érang, jambu monyé (Mink.); jambu dipa (Banj.); buwah monyet (Timor); buwah yaki (Manado); buwa yakis, wo yakis (Sulut); buwa yaki (Ternate, Tidore); buwa jakis (Galela); jambu daré, jambu masong (Mak.); jampu sèrĕng, jampu tapĕsi (Bug.); dan lain-lain.
Dalam bahasa Inggris dinamakan cashew (tree), yang diturunkan dari perkataan Portugis untuk menamai buahnya, caju, yang sebetulnya juga merupakan pinjaman dari nama dalam bahasa Tupi, acajú. Sementara nama marganya (Anacardium) merujuk pada bentuk buah semunya yang seperti jantung terbalik.
Pohon berukuran sedang, tinggi sampai dengan 12 m, dengan tajuk melebar, sangat bercabang-cabang, dan selalu hijau. Tajuk bisa jadi tinggi dan menyempit, atau rendah dan melebar, bergantung pada kondisi lingkungannya.
Daun-daun terletak pada ujung ranting. Helai daun bertangkai, bundar telur terbalik, kebanyakan dengan pangkal meruncing dan ujung membundar, melekuk ke dalam, gundul, 8–22 × 5–13 cm.
Berumah satu (monoesis), bunga-bunga berkelamin campuran, terkumpul dalam sebuah malai rata berambut halus, lebar 15–25 cm. Kelopak berambut, 4–5 mm. Mahkota runcing, lk 1 cm, putih kemudian merah, berambut. Buah geluk berwarna coklat tua, membengkok, tinggi lk 3 cm.

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Jambu_monyet
sumber gambar
http://upload.wikimedia.org
Read More......

Enau atau Aren (Arenga pinnata)

Enau atau aren (Arenga pinnata, suku Arecaceae) adalah palma yang terpenting setelah kelapa (nyiur) karena merupakan tanaman serba guna. Tumbuhan ini dikenal dengan pelbagai nama seperti nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk atau ijuk (aneka nama lokal di Sumatra dan Semenanjung Malaya); kawung, taren (Sd.); akol, akel, akere, inru, indu (bahasa-bahasa di Sulawesi); moka, moke, tuwa, tuwak (di Nusa Tenggara), dan lain-lain. Bangsa Belanda mengenalnya sebagai arenpalm atau zuikerpalm dan bangsa Jerman menyebutnya zuckerpalme. Dalam bahasa Inggris disebut sugar palm atau Gomuti palm. Aren adalah tumbuhan yang dilindungi oleh undang-undang.

Pohonya besar dan tinggi, dapat mencapai 25 m. Berdiameter hingga 65 cm, batang pokoknya kukuh dan pada bagian atas diselimuti oleh serabut berwarna hitam yang dikenal sebagai ijuk, injuk, juk atau duk. Ijuk sebenarnya adalah bagian dari pelepah daun yang menyelubungi batang. Daunnya majemuk menyirip, seperti daun kelapa, panjang hingga 5 m dengan tangkai daun hingga 1,5 m, berwarna hijau gelap di atas dan keputih-putihan oleh karena lapisan lilin di sisi bawahnya. Berumah satu, bunga-bunga jantan terpisah dari bunga-bunga betina dalam tongkol yang berbeda yang muncul di ketiak daun; panjang tongkol hingga 2,5 m. Buah buni bentuk bulat peluru, dengan diameter sekitar 4 cm, beruang tiga dan berbiji tiga, tersusun dalam untaian seperti rantai. Setiap tandan mempunyai 10 tangkai atau lebih, dan setiap tangkai memiliki lebih kurang 50 butir buah berwarna hijau sampai coklat kekuningan. Buah ini tidak dapat dimakan langsung karena getahnya sangat gatal.
Manfaat dari pohon enau atau araen ini dapat dijadikan gula aren yang diperoleh dengan menyadap tandan bunga jantan yang mulai mekar dan menghamburkan serbuk sari yang berwarna kuning. Tandan ini mula-mula dimemarkan dengan memukul-mukulnya selama beberapa hari, hingga keluar cairan dari dalamnya. Tandan kemudian dipotong dan di ujungnya digantungkan tahang bambu untuk menampung cairan yang menetes. Cairan manis yang diperoleh dinamai nira (alias legen atau saguer), berwarna jernih agak keruh. Nira ini tidak tahan lama, maka tahang yang telah berisi harus segera diambil untuk diolah niranya; biasanya sehari dua kali pengambilan, yakni pagi dan sore.
Buah aren (dinamai beluluk, caruluk dan lain-lain) memiliki 2 atau 3 butir inti biji (endosperma) yang berwarna putih tersalut batok tipis yang keras. Buah yang muda intinya masih lunak dan agak bening. Buah muda dibakar atau direbus untuk mengeluarkan intinya, dan kemudian inti-inti biji itu direndam dalam air kapur beberapa hari untuk menghilangkan getahnya yang gatal dan beracun. Cara lainnya, buah muda dikukus selama tiga jam dan setelah dikupas, inti bijinya dipukul gepeng dan kemudian direndam dalam air selama 10-20 hari. Inti biji yang telah diolah itu, diperdagangkan di pasar sebagai buah atep (buah atap) atau kolang-kaling. Sebagaimana nipah dan rumbia, daun pohon enau juga biasa digunakan sebagai bahan atap rumah rakyat.
Seperti halnya daun, ijuk dari pohon enau pun dipintal menjadi tali. Meski agak kaku, tali ijuk ini cukup kuat, awet dan tahan digunakan di air laut. Ijuk dapat pula digunakan sebagai bahan atap rumah, pembuat sikat dan sapu ijuk. Dari pelepah dan tangkai daunnya, setelah diolah, dihasilkan serat yang kuat dan tahan lama untuk dijadikan benang, tali pancing dan senar gitar Batak. Batangnya mengayu di sebelah luar dan agak lunak berserabut di bagian dalam atau empulurnya. Kayunya yang keras ini dipergunakan sebagai papan, kasau atau dibuat menjadi tongkat. Empulur atau gumbarnya dapat ditumbuk dan diolah untuk menghasilkan sagu, meski kualitasnya masih kalah oleh sagu rumbia. Batang yang dibelah memanjang dan dibuang empulurnya digunakan sebagai talang atau saluran air.

reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Enau
Read More......

Cendana (Santalum album)

Cendana, atau cendana wangi, merupakan pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aromanya selama berabad-abad. Konon di Sri Lanka kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja sejak abad ke-9. Di Indonesia, kayu ini banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Pulau Timor, meskipun sekarang ditemukan pula di Pulau Jawa dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya. Kayu cendana ini kayu yang dilindugin karena keberadaannya di indonesia dan dunia sudah semakin sedikit atau mendekati kepunahan.

Cendana adalah tumbuhan parasit pada awal kehidupannya. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung kehidupannya. Karena prasyarat inilah cendana sukar dikembangbiakkan atau dibudidayakan. Kayu cendana wangi (Santalum album) kini sangat langka dan harganya sangat mahal. Kayu yang berasal dari daerah Mysoram di India selatan biasanya dianggap yang paling bagus kualitasnya. Di Indonesia, kayu cendana dari Timor juga sangat dihargai. Sebagai gantinya sejumlah pakar aromaterapi dan parfum menggunakan kayu cendana jenggi (Santalum spicatum). Kedua jenis kayu ini berbeda konsentrasi bahan kimia yang dikandungnya, dan oleh karena itu kadar harumnya pun berbeda. Kayu cendana dianggap sebagai obat alternatif untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan. Minyak dasar kayu cendana, yang sangat mahal dalam bentuknya yang murni, digunakan terutama untuk penyembuhan cara Ayurveda, dan untuk menghilangkan rasa cemas.

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Cendana
sumber gambar
http://lenterahati.web.id/khasiat-cendana.html
Read More......

Ulin atau Bulian (Eusideroxylon zwageri)

Ulin atau disebut juga dengan bulian atau kayu besi adalah pohon berkayu dan merupakan tanaman khas Kalimantan. Ulin merupakan salah satu jenis kayu hutan tropika basah yang tumbuh secara alami di wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan.

Ulin termasuk jenis pohon besar yang tingginya dapat mencapai 50 m dengan diameter sampai 120 cm. Pohon ini tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian 400 m. Ulin umumnya tumbuh pada ketinggian 5-400 m di atas permukaan laut dengan medan datar sampai miring, tumbuh terpencar atau mengelompok dalam hutan campuran namun sangat jarang dijumpai di habitat rawa-rawa. Kayu Ulin juga tahan terhadap perubahan suhu, kelembaban, dan pengaruh air laut sehingga sifat kayunya sangat berat dan keras. Pohon ulin agak terpisah dari pepohonan lain dan dikelilingi jalur jalan melingkar dari kayu ulin. Di bagian bawah pohon ulin terdapat bagian yang berlobang.

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Ulin
Read More......

Kamis, 20 Oktober 2011

Bayur (Pterospermum javanicum)

Bayur, bayor atau wadang (Pterospermum javanicum) adalah sejenis pohon penghasil kayu pertukangan berkualitas baik. Pohon yang biasa didapati di dataran rendah ini dikenal juga dengan nama-nama lain, seperti bayur, cayur, bayur, wayur, wadang, walang, phenjur, bolang, buli, damarsala, teunggi leuyan. Bayur diketahui menyebar luas di dunia, khususnya di wilayah tropis, mulai dari India bagian selatan, Asia Tenggara, Kepulauan Nusantara, dan juga Amerika Tengah serta Brasil.

Kayu bayur dari Indonesia juga mencakup beberapa spesies Pterospermum yang lain, terutama P. celebicum dan P. diversifolium. Kayu ini dikenal pula di dunia sebagai bayor, bayok, bayuk atau litak. Kayu bayur tingginya dapat mencapi 45m dan lebar batangnya 1m, kulit batang berwarna keabu-abuan, daunya tunggal terletak berselingan dan bertangkai pendek. Helaian daun bundar telur sampai lanset. Bungan di ketiak, berwarna kuning serta berbiji banyak dan bersayap.

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Bayur
Read More......

Pemanasan Global? Hutan di Masa Depan Jauh Lebih Tangguh dalam Meredam Karbon Dioksida

Pohon-pohon yang bermandikan karbon dioksida tingkat tinggi justru terus bertumbuh pada tingkat yang dipercepat dalam seluruh percobaan selama 12 tahun.

Hutan Amerika Utara tampaknya memiliki kapasitas yang besar untuk menyerap gas perangkap-panas, karbon dioksida, lebih besar dari dugaan para peneliti sebelumnya.

Hasilnya, hutan bisa membantu memperlambat laju pemanasan iklim yang disebabkan manusia, lebih dari yang diperkirakan oleh para ilmuwan, simpul seorang ahli ekologi UM dan rekan-rekannya.

Hasil dari studi 12 tahun pada hutan eksperimental di timur laut Wisconsin ini bertentangan dengan beberapa asumsi lama tentang bagaimana hutan di masa depan akan merespon meningkatnya kadar karbon dioksida atmosfer akibat perubahan iklim yang disebabkan manusia, kata ahli ekologi mikroba Donald Zak dari University of Michigan, penulis utama makalah yang dipublikasikan online minggu ini dalam Ecology Letters.

“Beberapa asumsi awal tentang respon ekosistem tidaklah benar dan harus direvisi,” kata Zak.

Pandangan dari udara hutan percobaan seluas 38-hektar di
Wisconsin, di mana para peneliti UM dan para kolega terus-
menerus memaparkan kanopinya dengan peningkatan kadar gas
karbon dioksida dan ozon dari tahun 1997 sampai 2008. (Kredit:
David Karnosky, Michigan Technological University)

Untuk mensimulasikan kondisi atmosfer pada paruh kedua abad ini, Zak bersama rekan-rekannya secara terus-menerus memompa karbon dioksida tambahan ke atas kanopi hutan eksperimental di Rhinelander, Wis, dari tahun 1997 hingga tahun 2008.

Beberapa pohon juga dikenakan kadar ozon tingkat-dasar yang berlebih untuk mensimulasikan udara yang semakin tercemar di masa depan. Kedua bagian percobaan yang didanai pemerintah federal ini – karbon dioksida dan ozon – memperlihatkan hasil yang sama sekali tidak terduga.

Selain memerangkap panas, karbon dioksida juga diketahui memiliki efek pemupukan pada pohon dan tanaman lain, membuat mereka bertumbuh lebih cepat dari biasanya. Para peneliti iklim dan pemodel ekosistem berasumsi bahwa dalam beberapa dekade mendatang, efek pemupukan karbon dioksida secara temporari akan meningkatkan laju pertumbuhan hutan beriklim di utara.

Studi sebelumnya telah menyimpulkan bahwa lonjakan pertumbuhan ini akan berumur pendek, menggerinda untuk sebuah perhentian ketika pohon-pohon tidak mampu lagi menyerap nutrisi esensial nitrogen dari tanah.

Namun, pada penelitian Rhinelander, pohon-pohon yang bermandikan karbon dioksida tingkat tinggi justru terus bertumbuh pada tingkat yang dipercepat dalam seluruh percobaan selama 12 tahun. Dalam tiga tahun terakhir penelitian, pohon-pohon yang meredam CO2 bertumbuh 26 persen lebih daripada pohon-pohon yang terkena karbon dioksida pada tingkat normal.

Tampaknya karbon dioksida tambahan ini memungkinkan pohon untuk menumbuhkan akar-akar kecil lebih banyak lagi dan “memakan” nitrogen di dalam tanah dengan lebih berhasil, kata Zak. Pada saat yang sama, tingkat di mana mikroorganisme melepaskan nitrogen kembali ke tanah, sebagaimana dedaunan jatuh dan cabang membusuk, juga mengalami peningkatan.

“Pertumbuhan yang lebih besar ini telah ditopang oleh percepatan pendauran nitrogen tanah, bukan perlambatan pendauran,” kata Zak. “Pada kondisi karbon dioksida yang tinggi, pepohonan melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk mengeluarkan nitrogen dari tanah, dan terdapat lebih banyak lagi bagi penggunaan tanaman.”

Zak menekankan bahwa peningkatan pertumbuhan hasil efek dari CO2 ini pada akhirnya akan “menabrak dinding” dan tiba ke perhentian. Akar pohon akhirnya akan “sepenuhnya memanfaatkan” sumber nitrogen tanah. Tidak ada yang tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai batas tersebut, katanya.

Percobaan 12-tahun pada bagian ozon juga menghadirkan kejutan.

Ozon tingkat-dasar diketahui dapat merusak jaringan tanaman dan mengganggu fotosintesis. Dugaan konvensional sebelumnya menyebutkan bahwa di masa depan, meningkatnya kadar ozon akan membatasi sejauh mana meningkatnya kadar karbon dioksida akan mempromosikan pertumbuhan pohon, membatalkan beberapa kemampuan hutan untuk menyangga pemanasan iklim.

Dalam beberapa tahun pertama percobaan Rhinelander, memang itulah yang terobservasi. Pohon yang terkena peningkatan kadar ozon tidak bertumbuh secepat pohon-pohon lainnya. Tetapi pada akhir penelitian, ozon justru tidak berpengaruh sama sekali pada produktivitas hutan.

“Yang menarik dalam mengambil titik balik dalam hal ini adalah bahwa aspek-aspek keanekaragaman biologis – seperti keragaman genetik dan komposisi spesies tanaman – merupakan komponen penting dari respons ekosistem terhadap perubahan iklim,” katanya. “Keanekaragaman hayati adalah penting, dalam hal ini.”

Kredit: University of Michigan
Jurnal: Donald R. Zak, Kurt S. Pregitzer, Mark E. Kubiske, Andrew J. Burton. Forest productivity under elevated CO2 and O3: positive feedbacks to soil N cycling sustain decade-long net primary productivity enhancement by CO2. Ecology Letters, 2011; DOI: 10.1111/j.1461-0248.2011.01692.x

(by: Faktailmiah.com)
Read More......

Senin, 17 Oktober 2011

TUMBUHAN TERUNIK DAN TERANEH DI DUNIA

Tanaman merupakan salah satu mahluk hidup yang ada di bumi ini. Tanaman membantu penyerapan air juga menyediakan oksigen bagi manusia dan hewan. Beberapa diantaranya biasa kita tanam di halaman rumah kita. Tapi ada beberapa spesies tanaman yang memiliki karakteristik khusus yang aneh, yang tidak biasa kita temukan, dan beberapa di antaranya sangat langka.

1. Welitschia (Welwitschia mirabilis)

Welwitschia (Welwitschia mirabilis) adalah sebuah tanaman yang telah hidup dari jaman purba dan sekarang tumbuh di daerah yang kecil sepanjang wilayah pantai Samudra Atlantik di Namibia dan Angola Selatan. Welwitschia sebenarnya adalah sebuah pohon, walaupun sekilas tidak terlihat seperti pohon. Keseluruhan tanaman ini terdiri dari satu batang pendek dan ditumbuhi 2 daun, sehingga terlihat seperti pita keriting dengan ujung yang menjuntai dan tandus. Kadang-kadang Welwitschia terlihat seperti gundukan sampah.

Tanaman ini secara konstan berkecambah (meskipun sedang berada pada masa subur) yang sangat tidak biasa untuk tanaman. Welwitschia merupakan spesies dari tumbuhan berumah dua (dioecious) dan karena itu dua tanaman (tanaman jantan dan betina) sangat diperlukan untuk pembentukan bibit. Bunga-bunganya berbentuk kerucut (seperti pada pohon pinus atau pakis haji) yang terletak pada aksil daunnya. Kerucut betina akan hancur ketika matang untuk dapat melepas biji-bijinya yang bersayap dan mudah terbawa oleh angin.

Tanaman ini merupakan bagian dari divisio tanaman purba Gnetophyta, yang memiliki hubungan sangat dekat dengan konifer (Pinophyta). Gnetophyta memiliki 3 genus dengan tampilan yang sangat berbeda satu sama lain: Melinjo (Gnetum) liana dengan dedaunan berukuran besar, Ephedra tanaman belukar dan termasuk juga Welwitschia. Nama Welwitschia diperoleh dari ahli botani Friedrich Welwitsch yang menemukannya pada tahun 1860. Gambar Welwitschia ada di lambang Negara Namibia.

Welwitschia secara sempurna beradaptasi dengan kondisi ekstrim padang pasir. Tanaman ini tidak bergantung sepenuhnya pada hujan dan memperoleh cukup air dari awan kabut dari laut.

2. Dionaea muscipula

Dionaea muscipula adalah sejenis tanaman insektivora (pemakan serangga). Tanaman yang misterius ini telah diketahui oleh ilmuwan selama 200 tahun. Kejadiannya konon bermula pada tanggal 2 Januari 1760, ketika Gubernur kolonial, Arthur Dobbs berjalan-jalan di hutan Carolina Utara, dia tertarik dan heran dengan keberadaan tanaman tersebut. Dia melihat bentuk tanaman aneh yang bisa menangkap serangga, antara lain lalat, kumbang, ngengat, dll, makanya tanaman ini di kasi nama Fly Trap. Kemudian pada tahun 1875 Charles Darwin, tertarik dengan Venus Fly Trap. Venus Fly Trap memiliki daun yang berwarna hijau cerah dan tumbuh keluar dari dasar. Bagian dalamnya berwarna merah cerah. Sebenarnya trap pada tanaman Venus Fly Trap merupakan modifikasi dari daun. Tangkai bunga dapat tumbuh sepanjang 10-25 cm, pada saat musim semi dan tumbuh membentuk cluster bunga berwarna putih yang cantik. Ukuran trap dipengaruhi oleh cahaya dan kelembapan, ukuran trap biasanya dipengaruhi oleh pertumbuhan sistem akar, karena akar berfungsi untuk mengambil nutrisi.

Seluruh serangga yang berukuran kecil terperangkap dalam jebakan (trap), sedangkan serangga yang berukuran lebih besar seperti Belalang dan Tawon, posisi kepalanya ada diluar trap. Venus Fly Trap memiliki satu set kelenjar yang terletak di dasar dekat struktur yang menyerupai rambut yang akan mulai bekerja mensekresikan attractant ketika trap membentuk sudut 90O, sehingga ketika ada serangga yang hinggap di antara rambut-rambut tersebut, maka trap tersebut akan menutup. Didalam trap tersebut juga diproduksi cairan asam enzimatik yang akan menguraikan jaringan hidup, mengubahnya menjadi bentuk yang dapat dimakan oleh tanaman tersebut. Ketika proses pencernaan telah selesai maka trap akan membuka kembali, dan menyisakan struktur seperti rangka-sedangkan materi nitrogen telah digunakan oleh tanaman sebagai nutrisi.

Rambut-rambut yang sensitif tersebut berfungsi untuk mencegah daun menutup hanya karena tetesan air hujan, karena daun tersebut membutuhkan dua atau lebih rambut-rambut yang di-trigger agar dapat menutup, ketika daunnya tersebut menutup tanpa ada serangga didalamnya, daun akan membuka kembali dalam beberapa jam. Menurut Lloyd dalam George (1962) trap tersebut dapat menangkap 3 serangga sebelum daun berubah menjadi hitam dan mati, tapi katanya lagi kalo kita godain tanaman ini dengan menyentuh rambut tersebut dengan sikat gigi misalnya, maka daun dapat membuka dan menutup lagi selama 7 kali.

3. Rafflesia arnoldii

Padma raksasa (Rafflesia arnoldii) merupakan tumbuhan parasit obligat yang terkenal karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan merupakan bunga terbesar di dunia. Ia tumbuh di jaringan tumbuhan merambat (liana) Tetrastigma dan tidak memiliki daun sehingga tidak mampu berfotosintesis. Tumbuhan ini endemik di Pulau Sumatera, terutama bagian selatan (Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan). Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan daerah konservasi utama spesies ini. Jenis ini, bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia yang lainnya, terancam statusnya akibat penggundulan hutan yang dahsyat. Di Pulau Jawa tumbuh hanya satu jenis patma parasit, Rafflesia patma.

Bunga merupakan parasit tidak berakar, tidak berdaun, dan tidak bertangkai. Diameter bunga ketika sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma. Satu-satunya bagian yang bisa disebut sebagai "tanaman" adalah jaringan yang tumbuh di tumbuhan merambat Tetrastigma. Bunga mempunyai lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong. Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik bergantung pada jenis kelamin bunga, jantan atau betina. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga. Bunga hanya berumur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu dan mati. Persentase pembuahan sangat kecil, karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam satu minggu, itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi.

4. Desmodium Gyrans

Desmodium Gyrans juga dikenal sebagai tanaman semapur adalah tanaman semak tropis Asia yang mampu bergerak cepat. Charles Darwin menyebutnya Hedysarum, botanis moderen menyebutnya Desmodium Gyrans, atau tepatnya, Codariocalyx Motorius. Tanaman ini bisa ditemui di beberapa negara berikut; Bangladesh, Bhutan, Kamboja, Cina, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Bahkan juga dapat ditemukan di Kepulauan Society, sebuah kepulauan terpencil di Pasifik Selatan.






Desmodium Gyrans adalah tanaman yang memiliki keistimewaan. Beberapa keistimewaan yang dimiliki desmodium gyrans adalah mudah tumbuh dan akan "menari-nari" pada saat banyak sinar matahari atau dalam keadaan kering. Desmodium Gyrans yang mengandung sejumlah kecil tryptamine alkaloid dalam daun dan akarnya jika berbunga, maka bunga yang dihasilkannya berupa bunga ungu kecil.









5. Euphorbia Obesa



Euphorbia Obesa, dijuluki juga tanaman baseball, biasa tumbuh endemis di Great Karoo, Afrika Selatan. Tanaman ini gampang sekali tumbuh hanya butuh matahari dan air saja. Populasinya mulai terancam karena tanaman ini sering diburu oleh para kolektor. Bentuknya yang lucu dan unik, telah menjadikannya tanaman yang banyak dikoleksi, tanpa memikirkan penanamannya kembali. Ini membuat beberapa organisasi dalam dan luar negeri bereaksi untuk melindunginya.

Meski di habitat aslinya, Euphorbia obesa ini masih terancam. Beruntung, saat ini sudah banyak pertanian yang membudidayakannya, sehingga mereka juga turut memastikan bahwa yang diperdagangkan para kolektor bukan yang berasal dari alam.

Euphorbia obesa muda memiliki perbedaan dengan Euphorbia obsesa tua. Yang muda bentuknya bulat serupa baseball dengan diameter 6 cm, sedangkan yang tua diameternya mencapai 15 cm dengan tinggi 20 cm serta berbentuk silinder. Selain itu, tanaman ini juga menampung air yang dipakai saat musim panas.

Disekeliling Euphorbia obesa ada 8 ruas garis yang dihiasi tonjolan kecil berwarna hijau, dengan garis yang lebih gelap atau terang, tersusun teratur di tepi. Hati-hati dengan dengan Euphorbia obesa, sebab seperti Euphorbia lainnya, getahnya mengandung racun.





6. Amorphophallus titanum Becc.

Bunga bangkai atau suweg raksasa atau batang krebuit (nama lokal untuk fase vegetatif), Amorphophallus titanum Becc., merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatera, Indonesia, yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia, meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatera) dapat menghasilkan bunga setinggi 5m. Namanya berasal dari bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat penyerbuk bagi bunganya. Banyak orang sering salah mengira dan tidak bisa membedakan bunga bangkai dengan "Rafflesia arnoldii" mungkin karena orang sudah mengenal bahwa Rafflesia sebagai bunga terbesar dan kemudian menjadi bias dengan ukuran bunga bangkai yang juga besar.

Tumbuhan ini memiliki dua fase dalam kehidupannya yang muncul secara bergantian, fase vegetatif dan fase generatif. Pada fase vegetatif muncul daun dan batang semunya. Tingginya dapat mencapai 6m. Setelah beberapa waktu (tahun), organ vegetatif ini layu dan umbinya dorman. Apabila cadangan makanan di umbi mencukupi dan lingkungan mendukung, bunga majemuknya akan muncul. Apabila cadangan makanan kurang tumbuh kembali daunnya.

Bunganya sangat besar dan tinggi, berbentuk seperti lingga (sebenarnya adalah tongkol atau spadix) yang dikelilingi oleh seludang bunga yang juga berukuran besar. Bunganya berumah satu dan protogini: bunga betina reseptif terlebih dahulu, lalu diikuti masaknya bunga jantan, sebagai mekanisme untuk mencegah penyerbukan sendiri. Hingga tahun 2005, rekor bunga tertinggi di penangkaran dipegang oleh Kebun Raya Bonn, Jerman yang menghasilkan bunga setinggi 2,74m pada tahun 2003. Pada tanggal 20 Oktober 2005, mekar bunga dengan ketinggian 2,91m di Kebun Botani dan Hewan Wilhelma, Stuttgart, juga di Jerman. Namun demikian, Kebun Raya Cibodas, Indonesia mengklaim bahwa bunga yang mekar di sana mencapai ketinggian 3,17m pada dini hari tanggal 11 Maret 2004. Bunga mekar untuk waktu sekitar seminggu, Bunga bangkai sekarang telah tersebar di berbagai tempat di penjuru dunia, terutama dimiliki oleh kebun botani atau penangkar-penangkar spesialis. Di Amerika, bunga yang muncul seringkali diberi julukan atau nama tertentu dan selalu menarik perhatian banyak pengunjung. Uniknya banyak pengunjung datang untuk "menikmati bau"nya.

7. Adansonia digitata



Baobab (Adansonia digitata) adalah nama umum dari satu genus Adansonia yang terdiri dari 8 spesies pohon, aslinya dari Madagascar. Juga dikenal sebagai pohon Botol, bukan hanya karena bentuknya yang memang mirip botol, tapi pohon ini juga biasanya mampu menampung air sekitar 300 liter.






Tidak heran umur pohon ini bisa mencapai 500 tahun. Baobab adalah pohon yang dapat berumur sangat panjang, sehingga pohon Baobab sering disebut dengan Tree of Life yang berarti Pohon Kehidupan. Baobab juga terkenal akan ukurannya yang sangat besar. Bisa mencapai ketinggian 5 - 40 m.










8. Dracaena cinnabari


Dracaena cinnabari atau Pohon Naga berasal dari kepulauan Socotra. Biasa disebut juga Pohon Darah Naga dan Pohon Naga Socotra. Pohon ini salah satu pohon teraneh di kepulauan Socotra, dengan bentuknya yang seperti payung. Tumbuhan ini juga dikenal sebagai Suji Socotra dan Dragon Blood Tree (Pohon Darah Naga atau Suji Darah). Flora ini dijuluki demikian karena getah merah yang diproduksi oleh tumbuhan ini.

Pertama kali dipublikasikan oleh Isaac Bayley Balfour, tahun 1882. Kalau diperhatikan, pohon ini pernah menjadi icon di Windows sebagai icon Network. Darah naga diambil dari warna getah merahnya, dan bisa dijadikan obat atau bahan pewarna celup.

Pohon Dragon ( Dracaena cinnabari) telah membentuk karakteristik hutan-hutan di pulau Soqotra, Yaman. Tanaman ini paling sering ditemukan di dalam hutan cemara Namun memiliki distribusi terfragmentasi. Pohon ini terdaftar sebagai pohon yang rentan. Pohon itu tumbuh paling baik di daerah yang terkena kabut, awan rendah dan hujan gerimis. dan di beberapa daerah, pohon ini gagal untuk dipulih-kembangkan.

Penyebab utama dari penurunan populasinya kemungkinan disebabkan oleh perubahan iklim (Kepulauan secara bertahap mengalami kekeringan). Over-eksploitasi Dragon's Blood (diambil resin dari kulitnya) dan penebangan pohon untuk kayu sialang juga dapat mengancam spesies ini.

Pohon naga merupakan sisa dari hutan sub-tropis yang mati jutaan tahun lalu di zaman Pliosen . Pohon ini tampak seperti kombinasi jamur, payung, dan jaringan cranial, yang aneh. Pohon telah lama dihargai selama ribuan tahun untuk diambil resinnya yang berwarna merah terang itu. Resin ini dihasilkan ketika pohon ini ditusuk. Karena resin yang keluar berwarna merah, maka pohon ini juga dikenal sebagai pohon darah naga .

Selama ribuan tahun, darah naga ini telah digunakan sebagai obat tradisionil, bahan dalam alkimia untuk ritual dan sihir, dan pewarna merah. Resin ini juga telah digunakan untuk pernis biola, sebagai pasta gigi, sebagai perekat, sebagai obat diare, di photoengraving, dupa, untuk mengobati perdarahan post-partum, dan sebagai minyak tubuh.

Pohon naga adalah monokotil tidak mempunyai xilem dan floem seperti kebanyakan pohon atau cabang-cabang yang memanjang dari batangnya; segala sesuatu tumbuh dari bagian paling atas, seperti halnya pohon palem. Daun-daunnya yang panjang, tipis, dan kaku yang dihasilkannya, hanya tumbuh dari ujung cabang-cabang termuda dan bertahn selama tiga sampai empat tahun. Batang dan cabang-cabangnya adalah tebal, ketika kuncup pada ujung cabang berhenti tumbuh, cabang tersebut akan terbagi menjadi dua, menciptakan suatu kepadatan, pola-pola cabang surreal.

Pola ini adalah penampilan yang sangat fungsional, untuk menciptakan suatu percabangan yang padat dan teduh, di Socotra yang panas dan kering, Hal ini dimaksudkan untuk melindungi tanah di sekitar pohon dan untuk mengurangi evaporasi dari tanah , sehingga menyediakan kondisi hidup yang optimal untuk setiap bibit di bawahnya. Buah-buah kecil yang dihasilkan, umumnya dimakan oleh burung-burung, yang kemudian menyebar benih tersebut ke tempat lain.

9. Selaginella lepidophylla (Tanaman yang Bangkit Kembali)

Selaginella lepidophylla (Tanaman yang Bangkit Kembali) Disebut juga sebagai Mawar dari Jericho (Bunga Jericho), Selaginella Lepidophylla atau Rose Yerikho, juga dikenal sebagai bunga Kebangkitan atau bunga Doradilla, merupakan spesies dari tanaman gurun pasir yang tumbuh di Timur Tengah dan Amerika Tengah.

Tanaman ini dikenal karena kemampuannya bertahan hidup di saat kekeringan atau meski diawetkan dengan pengeringan sekalipun. Selama cuaca kering di habitat aslinya, batangnya akan mengkerut dan menggulung menjadi sebuah bola kecil. Begitu ada air, batang tadi akan melepaskan diri dari gulungannya dan terurai kembali saat diekspos ke tempat lembab. Tanaman ini banyak ditemui dihabitat asalnya, di gurun Chihuahua.

Untuk waktu yang lama, 'mawar' ini hidup di daerah padang pasir, tumbuh dan berreproduksi sebagai tanaman lain sampai lingkungan tidak lagi mendukung keberadaannya yang memadai. Ketika saatnya telah datang, bunga-bunga dan daun akan mati dan jatuh, mereka kehilangan kelembaban dan cabang-cabang yang mongering, akan emnggulung ke dalam, membentuk sebuah bola bulat.

Mereka mencabut akarnya dari tanah , sehingga memungkinkan angin gurun membawa mereka melintasi padang pasir, hingga suatu hari mereka tiba di suatu tempat yang lembab di mana mereka dapat terus tumbuh dan menyebar lagi. Bola kemudian meluas lagi, membuka, datar di tanah dan mendeposit bijinya, yang mana kemudian akan berkecambah. Setelah disiram, yang kering akan bersemi dan kemudian tampak tanaman muda segera mulai kuncup.

Bahkan setelah 50 tahun tanpa air tanaman ini akan bangkit kembali, sehingga tidak mengherankan kalau tanaman ini kadang-kadang disebut sebagai tanaman dinosaurus. Yerikho mawar dijual di pasar Meksiko untuk digunakan sebagai diuretik. Tanaman ini juga digunakan dalam ritual voodoo dan Santeria Kuba guna menghasilkan cinta, keberuntungan dan uang. Ketika dibawa kepada seseorang, tanaman ini dikatakan dapat untuk menyerap energi negatif.

Meskipun mawar Yerikho ini benar-benar kering, ia akan tumbuh jika ditempatkan dan dibiarkan tinggal di air. Bila sudah kering, tanaman ini akan terlipat dan berubah warna menjadi abu-abu dan rapuh.

Namun jika ditempatkan dalam air dan maka warnanya akn kembali seperti semula ke warna alaminya, yaitu hijau dan terungkap menjadi organisme hidup yang indah lagi, dan hal ini dapat terjadi berulang-ulang. Tempatkan Rose dalam piring atau mangkuk air selama 3 hari atau lebih, sampai menjadi hijau dan terbuka. Air harus sering diganti. Biarkan tanaman mengering sepenuhnya, dan setelah seminggu akan menjadi hijau dan hidup kembali.

Dalam kasus mawar Yerikho ini terinfeksi dengan “mold”, Anda dapat membeli sebuah fungisida, melarutkan beberapa tetes dalam setengah liter air, letakkan mawar Yerikho ini pada lapisan air ini, dan memercikkan sedikit di atasnya juga.

10. Mimosa pudica

Putri malu atau Mimosa pudica adalah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup/"layu" dengan sendirinya saat disentuh. Walaupun sejumlah anggota polong-polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat daripada jenis lainnya. Kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

Tumbuhan ini memiliki banyak sekali nama lain sesuai sifatnya tersebut, seperti makahiya (Filipina, berarti "malu"), mori vivi (Hindia Barat), nidikumba (Sinhala, berarti "tidur"), mate-loi (Tonga, berarti "pura-pura mati") . Namanya dalam bahasa Cina berarti "rumput pemalu". Kata pudica sendiri dalam bahasa Latin berarti "malu" atau "menciut".

Keunikan dari tanaman ini adalah bila daunnya disentuh, ditiup, atau dipanaskan akan segera "menutup". Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubahan tekanan turgor pada tulang daun. Rangsang tersebut juga bisa dirasakan daun lain yang tidak ikut tersentuh.

Gerak ini disebut seismonasti, yang walaupun dipengaruhi rangsang sentuhan (tigmonasti), sebagai contoh, gerakan tigmonasti daun putri malu tidak peduli darimana arah datangnya sentuhan. Tanaman ini juga menguncup saat matahari terbenam dan merekah kembali setelah matahari terbit.

Tanaman putri malu menutup daunnya untuk melindungi diri dari hewan pemakan tumbuhan (herbivora) yang ingin memakannya. Warna daun bagian bawah tanaman putri malu berwarna lebih pucat, dengan menunjukkan warna yang pucat, hewan yang tadinya ingin memakan tumbuhan ini akan berpikir bahwa tumbuhan tersebut telah layu dan menjadi tidak berminat lagi untuk memakannya.


Reference:
http://terselubung.blogspot.com/2009/11/10-tumbuhan-terunik-dan-teraneh-di.html
http://www.botanix.kpr.eu/id/index.php?text=7-welwitschia-mirabilis-budidaya-fosil-hidup
http://ibutani.blogspot.com/2011/04/dionaea-muscipula.html
http://www.isluyandari.com/2010/04/si-misterius-venus-fly-trap-dionaea-muscipula/
http://id.wikipedia.org/wiki/Patma_raksasa
http://smart-pustaka.blogspot.com/2011/02/euphorbia-obesa.html
http://smart-pustaka.blogspot.com/2011/02/dracaena-cinnabari-pohon-darah-naga.html
http://smart-pustaka.blogspot.com/2011/02/selaginella-lepidophylla-tanaman-yang.html
Read More......