.

Selamat Datang di Blog Education_Life jangan lupa berikan comment dan komentar anda.
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Mei 2012

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan

Kunyit (Curcuma domestic) atau juga biasa disebut sebagai kunir ini sebenarnya memiliki banyak manfaat, mulai dari rempah bumbu masakan, pewarna makanan alami, hingga dipakai sebagai bahan campuran kosmetik alami yang tidak memiliki efeksamping sehingga sangat baik untuk kesehatan kulit.

Kunyit sangat mudah ditemukan di Indonesia yang beriklim tropis, bahkan di Indonesia harga kunyit tergolong murah jika dibandingkan di daerah dingin dan eropa, tidak heran tumbuhan ini masuk komoditas yang dahulu di angkut ke Belanda oleh para penjajah. Mungkin dari dahulu mereka dan masyarakat telah mengetahui manfaat kunyit yang sebenarnya.

KANDUNGAN KIMIA : Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat- zat manfaat lainnya Kandungan Zat : Kurkumin : R1 = R2 = OCH3 10 % Demetoksikurkumin : R1 = OCH3, R2 = H 1 - 5 % Bisdemetoksikurkumin: R1 = R2 = H sisanya Minyak asiri / Volatil oil (Keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, Zingiberen 25%, felandren, sabinen, borneol dan sineil ) Lemak 1 -3 %, Karbohidrat 3 %, Protein 30%, Pati 8%, Vitamin C 45-55%, Garam-garam Mineral (Zat besi, fosfor, dan kalsium) sisanya.

Kunyit memiliki kemampuan menahan perkembangan dari sel kanker, hingga zat yang terkandung dari tumbuhan ini benar-benar bisa mengurangi efek dari kanker, selain itu bisa juga meredakan sakit maag di Lambung, karena salah satu zat yang terdapat didalamnya dapat melarutkan HCL di lanbung.

Banyak sekali manfaat kunyit diantaranya adalah sebagai tumbuhan yang menyediakan banyak zat antioksidan. Zat ini sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Dan ternyata bagi anda yang suka sakit saat datang haid juga bisa mencoba dengan meminum saripati dari kunyit ini. Salah satu manfaat kunyit yang dipercaya adalah sebagai jamu yang dapat meredakan penyakit dalam mulai dari sakit di lambung, usus hingga saluran kencing.

Cara membuat saripati kunyit ini sangat mudah, anda tinggal haluskan kunyit dengan parutan dan saring airnya. Minum walau hanya ada 1-2 sendek makan, teruskan dengan air putih. Maka anda akan merasakan manfaat sebenarnya dari kunyit ini. Bagi anda yang kesulitan dalam mendapatkan saripati kunyit dengan membuatnya sendiri bisa anda dapatkan dalam bentuk serbuk di toko jamu terdekat. Namun saya lebih memilih buatan sendiri (keamanan terjamin).

Pemanfaatan kunyit :

1. Diabetes mellitus 
Bahan: 3 rimpang kunyit, 1/2 sendok the garam
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali seminggu 1/2 gelas.

2. Tifus 
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto
Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan di saring.
Cara mengunakan: diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.

3. Usus buntu 
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula kelapa/aren. Garam secukupnya.
Cara membuat: Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring.
Cara menggunakan:diminum setiap pagi setelah makan, secara teratur.

4. Disentri 
Bahan: 1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring. Cara menggunakan:diminum dan diulangi sampai sembuh.

5. Sakit Keputihan 
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam, 1 potong gula kelapa/aren
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring.
Cara menggunakan:diminum 1 gelas sehari.

6. Haid tidak lancar 
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1/2 sendok Teh ketumbar, 1/2 sendok Teh biji pala, 1/2 genggam daun srigading. Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring
Cara menggunakan: diminum 1 gelas sehari.

7. Perut mulas pada saat haid 
Bahan: 1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesar 4 cm, 1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm Cara membuat: semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan 1/2 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan:ditambah garam dan gula secukupnya dan diminum pada hari pertama haid.

8. Memperlancar ASI 
Bahan: 1 rimpang kunyit
Cara membuat: kunyit ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: dioleskan sebagai kompres diseputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.

9. Cangkrang (Waterproken) 
Bahan: 2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng,
Cara Membuat: semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus
Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.

10. Amandel 
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu
Cara membuat: Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan 1/2 gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring
Cara menggunakan:diminum secara rutin 2 hari sekali.

11. Berak lendir 
Bahan: 1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, 1/4 sendok makan kapur sirih
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1/2 gelas, pagi dan sore.

12. Morbili 
Bahan: 1 rimpang kunyit dan 1 rimpang dringo bengle
Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus
Cara menggunakan:dioleskan pada seluruh badan sebagai bedak

sumber:
http://www.ksaday.com/2012/04/manfaat-kunyit.html
http://www.sisilain.net/2010/09/manfaat-kunyit-sebagai-obat-alami.html
Read More......

Sabtu, 12 Mei 2012

Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

Kadang kala, resep keluarga, seperti air jahe segar, dapat menyembuhkan secara ajaib beberapa penyakit ringan. 

Selama bertahun-tahun, setiap kali terserang flu, pilek dan sakit kepala, saya akan mengambil jahe segar (500 gr). Jahe segar ini kemudian diiris dan direbus dalam air panas selama 20 menit, lalu tambahkan gula merah (100 gr), kemudian minum 4 hingga 5 kali sehari. Banyak orang telah menggunakan resep ini dan sembuh dari flu dan pilek.

Jahe hangat (rebusan air jahe segar) dapat mengobati berbagai penyakit ringan seperti:

1. Sariawan 
Rebus jahe segar (800 gr) dan masukkan ke dalam mangkok yang siap digunakan. Gunakanlah rebusan air jahe hangat tersebut untuk berkumur, 2-3 kali sehari. Enam hingga sembilan kumuran akan memiliki hasil yang luar biasa.

2. Periodontitis 
Kumur mulut dengan air jahe hangat pada pagi dan malam hari. Jika tenggorokan terasa sakit atau gatal, jahe hangat dapat ditambahkan garam dan gunakan 2-3 kali sehari.

3. Kerusakan gigi 
Kumurlah mulut dengan jahe hangat pagi dan malam hari. Minum air jahe sebagai minuman sehari-hari dapat membantu mencegah dan meringankan gejala tersebut.

4. Migren 
 Rendam tangan dalam air jahe hangat selama 15 menit. Cara semacam ini dapat membantu meringankan rasa sakit.

5. Mabuk 
Minumlah air jahe hangat. Ketika seseorang mabuk, air jahe akan meningkatkan sirkulasi untuk membantu menghilangkan etanol dari tubuh. Dapat pula ditambahkan madu untuk meningkatkan rasa.

6. Jerawat 
Cuci wajah dengan air jahe hangat pagi dan malam hari. Kondisi ini akan dapat meringankan bahkan menghilangkan jerawat dalam waktu 60 hari. Cara ini dapat pula diterapkan untuk menghilangkan bintik-bintik hitam dan kulit kering.

7. Ketombe 
Gosoklah jahe mentah ke dalam rambut. Kemudian bilas dengan air jahe hangat. Metode ini juga dapat membantu mencegah rambut rontok. Di sejumlah toko di Tiongkok, mereka memiliki cara khusus menggunakan air jahe hangat untuk mencuci rambut. Banyak orang telah menikmati perawatan ini dengan hasil yang baik. Mencuci rambut dengan air jahe merupakan resep kuno peninggalan nenek moyang.

8. Nyeri Pinggang dan Punggung 
Tambahkan sedikit garam dan cuka ke dalam air jahe hangat. Rendamlah handuk dengan air ini. Kemudian bilas dan tempel pada tempat yang terasa sakit. Ulangi beberapa kali. Metode ini dapat melemaskan otot dan membantu sirkulasi darah sehingga mengurangi rasa sakit.

9. Kaki Bau 
Tambahkan garam dan cuka ke dalam air jahe hangat. Rendam kaki selama 15 menit. Kemudian keringkan kaki dengan handuk lalu taburkan bedak talk. Selamat mencoba!!

10. Tekanan darah tinggi 
 Rendam kaki dalam air jahe hangat selama 15 menit. Metode ini membantu sirkulasi darah dengan cara refleksologi untuk menurunkan tekanan darah.

11. Pilek 
Rendam kaki hingga ke pergelangan dalam air jahe panas. Tambahkan garam dan cuka serta tambahkan air hangat secara terus menerus. Rendam sampai kaki berubah menjadi merah, metode ini juga baik untuk menghilangkan sakit kepala dan batuk.

sumber: Erabaru.net
Read More......

Senin, 07 Mei 2012

Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan Kita

Buah nanas banyak mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Buah nanas juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain. Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit. Beberapa khasiat buah nanas yang telah masak:


1. anti radang,
2. dapat mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan,
3. mengganggu pertumbuhan sel kanker,
4. bersifat dingin,
5. peluruh kencing (diuretik),
6. membersihkan jaringan kulit yang mati,
7. membantu pencernaan makanan di lambung,
8. menghambat penggumpalan trombosit.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas:
  • Air perasan (Jus) Nanas: Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan, masalah pencernaan 
  • Daun Nanas (cuci bersih, ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit): Untuk luka bakar, gatal dan bisul 
  • Ketombe: Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu. 
  •  Peradangan kulit: sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Kupas kulitnya, lalu parut. Hasil parutannya dipakai untuk menggosok kulit yang bersisik dan mengelupas. Lakukan sekali sehari, malam sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari. 
  • Sembelit: minum air perasan dari 3 buah nanas, namun pilihlah buah yang belum matang benar dan agak sedikit asam. 
Efek Samping: 
  1. Nanas muda berpotensi sebagai abortivum atau sejenis obat yang dapat menggugurkan kandungan. Karena itu, nanas dapat digunakan untuk melancarkan terlambat haid. Karena itu, perempuan hamil dilarang mengkonsumsi nanas muda. 
  2. Memicu rematik. Di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa memicu kekambuhan rematik gout. Penderita rematik dan radang sendi dianjurkan untuk membatasi konsumsi nanas. 
  3. Meningkatkan gula darah. Buah nanas masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Jadi, bagi penderita diabetes, sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan. 
  4. Menimbulkan rasa gatal. Terkadang sehabis makan nanas segar, mulut dan lidah terasa gatal. Untuk menghindarinya, sebelum dimakan, rendamlah potongan buah nanas dengan air garam. Sederhana bukan? 
sumber: http://dedearay.blogspot.com
Read More......

Manfaat Buah Apel

Apel (Pyrus malus) dapat hidup subur di daerah yang mempunyai temperatur udara dingin. Tumbuhan ini di Eropa dibudidayakan terutama di daerah subtropis bagian Utara. Sedang apel lokal di Indonesia yang terkenal berasal dari daerah Malang, Jawa Timur. Atau juga berasal dari daerah Gunung Pangrango, Jawa Barat.

 Di Indonesia, apel dapat tumbuh dan berkembang dengan baik apabila dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian sekitar 1200 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan apel dikatagorikan sebagai salah saw anggota keluarga mawar-mawaran dan mempunyai tinggi batang pohon dapat mencapai 7-10 meter.

Daun apel sangat mirip dengan daun tumbuhan bunga mawar. Berbentuk bulat telurdan dihiasi gerigi-gerigi kecil pada tepiannya. Pada usia produktif, apel biasanya akan berbunga pada sekitar bulan Juli. Buah Apel yang berukuran macam-macam tersebut sebenarnya merupakan bunga yang membesar atau mengembang sehingga menjadi buah yang padat dan herisi.

Komposisi kandungan kimia: Buah apel (Pyrus malus) selain mempunyai kandungan sen’yawa pektin juga mengandung zat gizi, antara lain kalori sebesar 58 kalori, hidrat arang 14,9 gram, lemak 0,4 gram, protein 0,3 gram, kalsium 6 miligram, fosfor 10 miligram, besi 0,3 miligram, vitamin A 90 SI, vitamin B4O,04 miligram, vitamin C 5 miligram dan air 84,1 persen untuk setiap 100 gramnya.

Khasiat dan manfaat untuk pangobatan:
1. Diabetes Mellitus Bahan : 1 biji buah apel berukuran sedang; Cara membuat : dibelah menjadi 4 bagian dan direbus dengan air 3-4 gelas sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas; Cara menggunakan : diminum pagi-sore, dan dilakukan secara rutin.
2. Diare Bahan : buah apel yang belum begitu masak; Cara membuat: — Cara menggunakan : dimakan biasa.

sumber: tips petani.com
Read More......

Mengenal gejala dan cara pengobatan penyakit campak

Penyakit Campak (Rubeola, Campak 9 hari, measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramyxovirus. Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada.
Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini. 

 4 Fase Campak: 

1.Fase Inkubasi berlangsung sekitar 10-12 hari. Di fase ini agak sulit mendeteksi infeksinya karena gejalanya masih bersifat umum bahkan tidak terlihat sama sekali. Mungkin beberapa anak mengalami demam tetapi umumnya anak tidak merasakan perubahan apa-apa. Bercak-bercak merah yang merupakan ciri khas campak pun belum keluar. Anjuran: Menjaga keseimbangan gizi 

2. Fase Prodormal Adalah fase dimana gejala penyakit sudah mulai timbul seperti flu, batuk, pilek, dan demam. Mata anak pun akan tampak kemerah-merahan dan berair. Tak hanya itu, anak tidak bisa melihat dengan jelas ke arah cahaya karena merasa silau (photo phobia). Ciri lain, di sebelah dalam mulut muncul bintik-bintik putih yang akan bertahan 3-4 hari. Beberapa anak juga mengalami diare. Satu-dua hari kemudian timbul demam tinggi yang turun naik, berkisar 38-40,5° C. Di fase kedua bercak merah belum muncul. Anjuran: segera periksa ke dokter 

3. Fase Makulopapuler yakni keluarnya bercak merah yang sering diiringi demam tinggi antara 38-40,5°C. Awalnya, bercak ini hanya muncul di beberapa bagian tubuh saja, biasanya di belakang kuping, leher, dada, muka, tangan dan kaki. Untuk membedakan dengan penyakit lain, umumnya warna bercak campak akan sangat khas; merah dengan ukuran yang tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil. Biasanya, bercak merah akan memenuhi seluruh tubuh dalam waktu satu minggu meskipun hal ini tergantung pula pada daya tahan tubuh masing-masing anak. Pada anak yang memiliki daya tahan tubuh baik umumnya bercak merahnya hanya pada beberapa bagian saja. Tetapi pada anak yang memiliki daya tahan tubuh lemah, bercak merahnya akan semakin banyak. Hal ini juga menunjukkan kalau campak yang diderita anak termasuk berat. 

4. Fase Penyembuhan bila bercak merah sudah keluar, umumnya demam akan turun dengan sendirinya. Selanjutnya bercak merah akan berubah menjadi kehitaman dan bersisik, disebut hiperpigmentasi. Pada akhirnya bercak akan mengelupas atau rontok atau sembuh dengan sendirinya. Umumnya, dibutuhkan waktu hingga 2 minggu sampai anak sembuh benar dari sisa-sisa campak. Anjuran: Tetap berikan obat yang sudah diberikan oleh dokter sambil menjaga asupan makanan bergizi seimbang dan istirahat yang teratur. Jangan pernah beranggapan kalau bercak merah sudah berkurang dan gejalanya sudah hilang berarti virus campaknya sudah musnah. Kita tetap perlu melanjutkan pengobatan sampai anak benar-benar sembuh. 

*Penyebab Campak: 
Campak disebabkan oleh paramiksovirus ( virus campak)dan sangat mudah menular atau infeksius sejak awal masa prodromal, yaitu kurang lebih 4 hari pertama sejak munculnya ruam. 

*Gejala Campak: 
Gejala mulai timbul dalam waktu 7-14 hari setelah terinfeks. Gejala pertama adalah demam, lelah, batuk, hidung meler, mata merah dan sakit, dan terasa kurang sehat. Beberapa hari kemudian timbul ruam. Ruam tersebut mulai pada muka, merebak ke tubuh dan berlanjut selama 4-7 hari. 2-4 hari kemudian muncul bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik Koplik). Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak gatal muncul 3-5 hari setelah timbulnya gejala diatas. Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol). Pada awalnya ruam tampak di wajah, yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam menyebar ke batang tubuh, lengan dan tungkai, sedangkan ruam di wajah mulai memudar. Pada puncak penyakit, penderita merasa sangat sakit, ruamnya meluas serta suhu tubuhnya mencapai 40° Celsius. 3-5 hari kemudian suhu tubuhnya turun, penderita mulai merasa baik dan ruam yang tersisa segera menghilang. Demam, kecapaian, pilek, batuk dan mata yang radang dan merah selama beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka dan merebak ke tubuh dan ada selama 4 hari hingga 7 hari. 

*Cara Penularan Campak: 
Campak biasanya ditularkan sewaktu seseorang menyedot virus campak yang telah dibatukkan atau dibersinkan ke dalam udara oleh orang yang dapat menularkan penyakit. Campak merupakan salah satu infeksi manusia yang paling mudah ditularkan. Berada di dalam kamar yang sama saja dengan seorang penderita campak dapat mengakibatkan infeksi. Penderita campak biasanya dapat menularkan penyakit dari saat sebelum gejala timbul sampai empat hari setelah ruam timbul. Waktu dari eksposur sampai jatuh sakit biasanya adalah 10 hari. Ruam biasanya timbul kirakira 14 hari setelah eksposur. 

*Cara Pencegahan Campak: 
Vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak-anak. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi dengan gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR/mumps, measles, rubella), disuntikkan pada otot paha atau lengan atas. Jika hanya mengandung campak, vaksin diberikan pada umur 9 bulan. Dalam bentuk MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun. selain itu penderita juga harus disarankan untuk istirahat minimal 10 hari dan makan makanan yang bergizi agar kekebalan tubuh meningkat. 

*Cara Mengobati Campak: 
Pengobatan campak hanya bersifat simptomatis, yakni mengobati gejalanya saja. Misalnya, bila muncul demam maka yang diobati adalah gejala demamnya. Bila mengalami batuk maka obat batuk digunakan untuk meringankan batuknya. Demikian pula bila anak diare maka dokter akan memberikan obat antidiare. Pada beberapa anak yang berbakat kejang, gejala ini bisa timbul sehingga dokter akan menyiapkan obat antikejang. Sementara hingga saat ini, belum ditemukan obat yang bisa langsung mengatasi virus campak tersebut. Pengobatan gejala sangat penting dilakukan karena bila tidak ditangani dengan baik campak bisa sangat berbahaya. Bisa saja terjadi komplikasi terutama pada campak yang berat. Ciri-ciri campak berat, selain bercaknya di sekujur tubuh, gejalanya tidak membaik setelah diobati selama 1-2 hari. Sebaliknya, bila selama 1-2 hari pengobatan gejalanya sudah membaik, umumnya anak hanya menderita campak ringan. Untuk menurunkan demam, diberikan asetaminofen atau ibuprofen. Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik.

sumber: kumplan info kesehatan
Read More......

Sabtu, 29 Oktober 2011

Membuat Biogas secara Sederhana

biogas adalah gas yang diperoleh dari sampah tanaman, kotoran hewan, dan lain sebagainya yang dapat membusuk. Biogas dapat kita manfaatkan untuk energi. Antara lain untuk memasak.

Ada cara mudah dan sederhana bagi yang ingin mengetahui tentang biogas dan pemanfaatannya. Alat yang dibutuhkan pun ada disekitar kita. Dalam kesempatan ini, saya mencoba menjelaskan secara sederhana mungkin bagaimana cara membuat biogas dengan alat dan bahan disekeliling kita.

Alat/Bahan yang dibutuhkan:

  1. Galon air mineral
  2. Pisau untuk melubangi tutup galon
  3. Pipa logam kecil denga diameter kira-kira 1 cm
  4. Selang plastik aquarium dengan diameter 1 cm
  5. Air.
  6. Eceng gondong atau sisa sayuran mentah dari dapur.

Cara membuatnya:

  1. Masukkan eceng gondok atau sisa sayuran sampai 1/2 galon.
  2. Isilah galon tersebut dengan air secukupnya lalu tutup yang rapat (jangan sampai ada lubang sedikit pun).
  3. Simpan selama 7 hari
  4. Siapkan pipa logam dengan diameter 1 cm sepanjang 10 cm dan 20 cm (2 buah)
  5. Siapkan selang plastik aquarium dengan diameter 1 cm, sepanjang 1 meter.
  6. Lubangi tutup galon air mineral sedikit saja (Jangan dibuka tutupnya agar gas tidak hilang/habis menguap).
  7. Lalu tusukkan pipa logam pada tutup tersebut.
  8. Kemudian sambungkan selang palstik ke pipa logam pada tutup galon tersebut.
  9. Di ujung selang satunya, sambungkan pipa loga 20 cm.
  10. Sulutlah dengan korek api.

Jika pembusukannya baik, maka pasti akan menyala.Pemanfaatan:

Dalam kapasitas yang lebih besar, misalnya menggunakan drum bekas minyak, dapat digunakan untuk bahan bakar kompor gas dengan biogas ini.

Mudah ?,

Catatan: Bila belum berhasil, mungkin terdapat kekurangan bakteri pada sisa sayurannya. Untuk itu dapat ditambah bakteri methanogen yang produknya berupa gas methana (CH4). Tetapi biasanya tanpa ditambah bakteri itu tetap dapat memproduksi biogas.
(by:FNU Abdillah)
Read More......

Kamis, 27 Oktober 2011

Petai (Parkia speciosa)

Petai (Parkia speciosa) merupakan termasuk kedalam suku polong-polongan (Fabaceae). Tumbuhan ini tersebar luas di Nusantara bagian barat.

Pohon petai tinggi dapat mencapai 20m dan kurang bercabang. Daunnya majemuk, buahnya besar, memanjang, betipe buah polong. Dari satu bongkol dapat ditemukan sampai belasan buah. Dalam satu buah terdapat hingga 20 biji, yang terbalut oleh selaput agak tebal berwarna coklat terang. Buah petai akan mengering jika masak dan melepaskan biji-bijinya. Biji petai, yang berbau khas dan agak mirip dengan jengkol.

Secara sumber energi atau kandungan gizi lebih besar dari pada apel, yaitu petai memiliki protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.
Petai merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142 kkal per 100 g biji. Petai mengandung tiga macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi tersebut mampu memberikan dorongan tenaga instan, tetapi cukup lama dan cukup besar efeknya.


Selain itu petai jika ia dipecah menjadi komponen-komponen kesehatannya yaitu : gula, serat, triptofan, vitamin B6, besi, kalium, dan komponen antasida. Berdasarkan fungsi dari komponen ini, maka petai dapat membantu pemulihan depresi, anti kanker, sindrom pramenstruasi (PMS), tekanan darah, diabetes, kegemukan dan konstipasi.

Kendurkan Saraf & Hilangkan Depresi Apakah Anda sering merasa bad ini the mood? Itu tandanya bahwa Anda kekurangan gizi. Mood dikendalikan oleh sistem kerja otak. Kemampuan kerja otak dipengaruhi oleh masukan zat gizi yang diperlukan. Aneka zat gizi itu harus dipasok secara berimbang dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Salah satu zat gizi yang berperan memperbaiki mood adalah triptofan (suatu asam amino esensial) yang berada pada petai.

Beberapa klaim manfaat petai berikut harus dikaji ulang dan kemungkinan di buat-buat saja atau semata efek plasebo : meningkatkan kekuatan otak, kelelahan, penyakit hati, lemas, gigitan nyamuk, kegelisahan, magh, pengendali suhu, gangguan afektif musiman, kecanduan merokok, stress, stroke, dan bisul.

Walaupun banyak manfaat petai bagi tubuh manusia, memakan petai terlalu banyak dapat memberi dampak negatif karena tingginya kandungan asam amino dalam petai. Kandungan asam amino berlebih dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan saringan ginjal di tubuh. Kandungan asam jengkolik (yang juga ditemukan pada jengkol) pada petai dapat memblokir tubula uriner karena rendahnya keterlarutannya, sehingga menyebabkan rasa sakit, haematuria dan bahkan kematian.

sumber:
http://www.faktailmiah.com/2011/05/24/petai.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Petai
Read More......

Pengaruh Zat Kimia Pada Wanita Hamil

Berbagai racun memberikan bahaya pada janin saat perkembangan. Sebuah studi tahun 2011 menemukan kalau hampir semua wanita hamil AS membawa zat kimia ganda, termasuk beberapa yang terlarang sejak tahun 1970an pada tubuh mereka. Para peneliti mendeteksi bifenil poliklorinat, pestisida organoklorin, senyawa perflorinat, fenol, eter difenil polibrominat, phthalat, hidrokarbon aromatik polisiklik, PBDE perklorat, senyawa yang digunakan sebagai pemadam api, dan dikloro difenil trikloroetane (DDT), sebuah pestisida yang dilarang di AS tahun 1972, dalam tubuh 99 hingga100 persen wanita hamil yang diuji. Bisfenol A (BPA) ditemukan dalam 96 persen wanita yang disurvey. Beberapa kimiawi berkonsentasi sama berasosiasi dengan efek negatif pada anak dari studi lain dan diduga paparan pada kimiawi tersebut dapat berpengaruh lebih besar daripada paparan hanya satu zat saja.

Pencernaan alkohol pada saat hamil dapat menyebabkan sindrom alkohol janin, sebuah sindrom gangguan lahir yang permanen dan kadang berbahaya. Sejumlah studi telah menunjukkan kalau minum-minuman keras dalam ukuran ringan hingga sedang saat hamil memang tidak berpengaruh nyata pada janin, namun agar benar-benar aman wanita hamil tidak boleh minum alkohol sama sekali saat hamil.

Sejumlah studi juga menunjukkan kalau anak yang terpapar pada asap rokok sebelum lahir dapat menglami sejumlah gangguan perilaku, syaraf, dan fisik.

Unsur raksa dan metil raksa adalah dua bentuk air raksa yang dapat memberi resiko saat hamil. Metil raksa, sejenis pencemar makanan laut dan ikan air tawar, terkenal menghasilkan gangguan sistem syaraf berbahaya, khususnya pada saat perkembangan otak. Memakan ikan adalah sumber utama paparan raksa pada manusia dan sebagian ikan dapat mengandung cukup raksa untuk membahayakan sistem syaraf janin yang sedang berkembang, kadang membawa pada gangguan belajar. Raksa hadir pada banyak jenis ikan, namun paling banyak ditemukan pada ikan berukuran besar. Badan Obat dan Makanan serta Dinas Perlindungan Lingkungan AS menyarankan wanita hamil agar tidak memakan ikan pedang, hiu, makarel raja, dan ikan ubin, serta membatasi konsumsi tuna albacore hingga 6 ons atau kurang dalam seminggu.

Pusat Kesehatan Lingkungan Anak melaporkan studi yang menunjukkan kalau paparan pada polusi udara saat hamil berkaitan dengan kelahiran buruk seperti rendahnya berat lahir, bayi prematur, dan malformasi jantung. Busur darah bayi yang terpapar menunjukkan kerusakan DNA yang berhubungan dengan kanker. Studi lanjutan menunjukkan penundaan perkembangan pada usia tiga tahun, rendahnya skor tes IQ, dan meningkatnya masalah perilaku pada usia enam dan delapan tahun.

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit AS, sistem syaraf janin yang berkembang rentan pada racun timbal. Racun syaraf diamati pada anak dari wanita yang terpapar karena kemampuan timbal melintasi halangan plasenta dan menyebabkan catat syaraf janin. Masalah khusus wanita hamil adalah penumpukan timbal di tulang dilepaskan ke darah saat hamil. Beberapa studi memberi bukti kalau paparan ibu hamil yang kecil pada timbal bahkan dapat menghasilkan gangguan intelektual dan perilaku pada anak.

Studi tahun 2006 menemukan kalau anak yang terpaparkan sebelum lahir pada insektisida klorpirifos memiliki perkembangan motorik dan mental yang buruk pada usia tiga tahun dan resiko masalah perilaku yang lebih tinggi. Studi tahun 2007 menggunakan model tikus menunjukkan kalau paparan pada hidrokarbon aromatik polisiklik ketika lahir dan menyusui mengurangi jumlah sel telur di rahim anak perempuan yang dilahirkan hingga dua pertiga. Studi tahun 2009 pada wanita hamil yang terpaparkan tetrakloroetilen dalam air minum meningkatkan resiko gangguan katup oral dan tabung syaraf pada anak mereka. Studi tahun 2009 menemukan kalau paparan pralahir pada phthalates, senyawa kimia yang digunakan untuk plastik dalam banyak jenis produk perawatan pribadi, mainan anak, dan peralatan medis, mungkin menjadi faktor resiko lingkungan untuk berat lahir yang rendah pada anak. Studi tahun 2010 menemukan kalau paparan pralahir pada senyawa pemadam api bernama difenil eter polibrominat berasosiasi dengan efek perkembangan syaraf terhambat pada anak kecil.

Sumber

Faktailmiah.com

Referensi lanjut

  1. Tracey J. Woodruff, Ami R. Zota, Jackie M. Schwartz. Environmental Chemicals in Pregnant Women in the US: NHANES 2003-2004. Environmental Health Perspectives, 2011; DOI: 10.1289/ehp.1002727
  2. Day NL (1992). “The effects of prenatal exposure to alcohol.” Alcohol Health and Research World, 16(2), 328–244.
  3. Goodlett CR, Peterson SD (1995). “Sex differences in vulnerability to developmental spatial learning deficits induced by limited binge alcohol exposure in neonatal rats”. Neurobiological Learning and Memory, 64(3), 265–275.
  4. Streissguth AP, et al. (1994). “Prenatal alcohol and offspring development: the first fourteen years”. Drug and Alcohol Dependence, 36(2), 89–99.
  5. Harvard.edu. Prenatal Exposure to Mercury From a Maternal Diet High in Seafood Can Irreversibly Impair Certain Brain Functions in Children
  6. March of Dimes. Environmental risks and pregnancy
  7. Alan Mozes Exposure to Common Pollutant in Womb Might Lower IQ
  8. Protecting Workers Exposed to Lead-based Paint Hazards : A Report to Congress
  9. Exposures To Insecticide Chlorpyrifos In Pregnancy Adversely Affect Child Development, Study Finds
  10. Environmental Toxins May Limit Fertility In Offspring
  11. Zhang Y, PhD, Lin L, MD, Cao Y, PhD, Chen B, MD, Zheng L, MSC, Ge R, MD. Phthalate Levels and Low Birth Weight: A Nested Case-Control Study of Chinese Newborns. Journal of Pediatrics, DOI: 10.1016/j.jpeds.2009.04.007 /li>
Read More......

Buah Stroberi Melindungi Lambung dari Alkohol

Dalam sebuah percobaan pada tikus, para peneliti Eropa telah membuktikan bahwa memakan buah stroberi dapat mengurangi bahaya yang disebabkan alkohol pada membran mukosa lambung. Dipublikasikan dalam jurnal akses terbuka PLoS ONE, penelitian ini dapat berkontribusi untuk meningkatkan pengobatan ulkus lambung.

Tim riset dari Italia, Serbia dan Spanyol telah mengkonfirmasi efek perlindungan yang dimiliki stroberi pada perut mamalia yang telah rusak akibat alkohol. Para ilmuwan memberi etanol (alkohol etil) pada tikus laboratorium dan menunjukkan bahwa selaput lendir lambung yang sebelumnya melumat ekstrak stroberi mengalami hanya sedikit kerusakan.

Sara Tulipani, peneliti dari Universitas Barcelona (UB) dan penulis pendamping studi ini menjelaskan bahwa “efek positif dari stroberi tidak hanya terkait dengan kapasitas antioksidan dan kandungan tinggi senyawa fenolik (anthocyans) namun juga pada fakta bahwa buah ini mengaktifkan pertahanan antioksidan dan enzim tubuh. “

Kesimpulan dari studi ini menyatakan bahwa dengan sering mengkonsumsi stroberi dapat memiliki efek yang menguntungkan dalam mencegah penyakit lambung yang berkaitan dengan generasi radikal bebas atau spesies oksigen reaktif. Buah ini bisa memperlambat pembentukan ulkus lambung pada manusia.

Gastritis atau peradangan pada selaput lendir lambung tidak saja berkaitan dengan konsumsi alkohol namun juga bisa disebabkan oleh infeksi virus atau oleh obat anti-inflamasi (seperti aspirin) atau obat yang digunakan untuk melawan bakteri Helicobacter pylori.

Maurizio Battino, koordinator kelompok riset di Universitas Politeknik Marche (UNIVPM, Italia) menunjukkan bahwa “dalam kasus ini, konsumsi stroberi selama atau setelah patologi dapat mengurangi kerusakan selaput lendir lambung.”

Kurang ulserasi setelah mengkonsumsi stroberi

Tim riset menemukan bahwa ulserasi menjadi berkurang dalam perut tikus-tikus yang makan ekstrak stroberi (40 mg/hari per kilo berat badan) selama 10 hari sebelum diberikan alkohol.

Battino menekankan bahwa “penelitian ini tidak dipahami sebagai cara untuk mengurangi efek mabuk, melainkan sebagai suatu cara untuk menemukan molekul dalam membran perut yang melindungi terhadap efek merusak dari agen yang berbeda.”

Pengobatan untuk ulkus dan patologi lambung lainnya saat ini memerlukan obat pelindung baru yang memiliki sifat antioksidan. Senyawa-senyawa yang ditemukan dalam stroberi bisa menjadi jawabannya.

Kredit: Plataforma SINC
Jurnal: José M. Alvarez-Suarez, Dragana Dekanski, Slavica Ristic, Nevena V. Radonjic, Nataša D. Petronijevic, Francesca Giampieri, Paola Astolfi, Ana M. González-Paramás, Celestino Santos-Buelga, Sara Tulipani, José L. Quiles, Bruno Mezzetti, Maurizio Battino. Strawberry Polyphenols Attenuate Ethanol-Induced Gastric Lesions in Rats by Activation of Antioxidant Enzymes and Attenuation of MDA Increase. PLoS ONE, 2011; 6 (10): e25878 DOI: 10.1371/journal.pone.0025878
(sumber:Faktailmiah.com)
Read More......

Senin, 24 Oktober 2011

‘Ketindihan’ Sering Terjadi pada Siswa dan Pasien Kejiwaan

Pernah melihat sesuatu yang menakutkan, misalnya hantu, saat Anda berbaring tidur? Anda sadar, ketakutan, panik, tapi entah kekuatan dari mana, Anda sepenuhnya lumpuh, tidak mampu bergerak, bahkan untuk sekedar mengeluarkan suara. Kita sering menyebutnya “ketindihan” meski sebenarnya tidak ada satupun yang menindih Anda selain dampak dari pikiran Anda sendiri.

Ketindihan atau kelumpuhan tidur (sleep paralysis) merupakan kondisi yang hanya mempengaruhi 8 persen dari populasi umum, didefinisikan sebagai “periode waktu yang terpisah selama gerakan otot tertentu terhambat, namun gerakan mata dan pernapasan tetap utuh,” demikian menurut sebuah studi baru dalam jurnal Sleep Medicine Reviews.

Beberapa orang yang mengalami episode ini secara teratur mungkin berusaha untuk menghindari tidur akibat sensasi yang tidak menyenangkan yang mereka alami. Tapi beberapa lainnya justru menikmati sensasi yang mereka rasakan selama kelumpuhan tidur, catat Brian A. Sharpless, asisten profesor psikologi klinis di Penn State.

“Saya sadar bahwa tidak ada ketersediaan tingkat prevalensi kelumpuhan tidur yang didasarkan pada sampel yang besar dan beragam,” kata Sharpless. “Jadi saya menggabungkan data dari studi saya sebelumnya dengan 34 penelitian lainnya dalam rangka menentukan seberapa umumkah hal itu dalam berbagai kelompok yang berbeda.”

Sharpless melihat pada 35 penelitian yang dipublikasikan dari 50 tahun terakhir, mengumpulkan berbagai sampel-makalah dari beberapa negara yang berbeda, untuk menemukan tingkat kelumpuhan tidur selama seumur hidup. Studi ini mensurvei total 36.533 orang. Secara keseluruhan ia menemukan bahwa sekitar seperlima di antaranya mengalami episode tersebut setidaknya sekali. Frekuensi kelumpuhan tidur berkisar dari satu kali dalam seumur hidup hingga setiap malam.

Ketika memeriksa kelompok-kelompok tertentu, 28 persen siswa dilaporkan mengalami kelumpuhan tidur, sementara hampir 32 persen pasien kejiwaan dilaporkan mengalami setidaknya satu episode. Orang yang memiliki gangguan kepanikan bahkan lebih mungkin untuk mengalami kelumpuhan tidur, dan hampir 35 persen dari mereka yang disurvei melaporkan pernah mengalami episode ini. Kelumpuhan tidur juga tampaknya lebih umum di kalangan non-Kaukasia.

“Kelumpuhan tidur sebaiknya dikaji dengan lebih teratur dan seragam dalam rangka menentukan dampaknya pada fungsi individu dan untuk bisa lebih baik mengartikulasikan hubungannya dengan kondisi kejiwaan dan medis lainnya,” kata Sharpless.

Orang mengalami tiga jenis dasar halusinasi saat kelumpuhan tidur: adanya penyusup, tekanan di dada yang kadang disertai dengan pengalaman kekerasan fisik dan/atau seksual, serta levitasi atau pengalaman di luar tubuh.

Hanya ada sedikit penelitian yang membahas bagaimana mengurangi kelumpuhan tidur atau adakah orang yang mengalami episode tersebut sepanjang hidupnya.

“Saya ingin lebih memahami bagaimana kelumpuhan tidur mempengaruhi seseorang, sebagai lawan untuk sekedar mengetahui bahwa mereka mengalaminya,” kata Sharpless. “Saya ingin melihat bagaimana dampaknya terhadap kehidupan mereka.”

Sharpless berharap untuk menemukan hubungan antara kelumpuhan tidur dengan gangguan stress pasca-traumatik di masa depan.

Jacques P. Barber, profesor psikiatri dari University of Pennsylvania, memberikan kontribusi untuk penelitian ini, yang sebagian didukung oleh Institut Nasional Kesehatan Mental.

Kredit: Penn State
Jurnal: Brian A. Sharplessa, Jacques P. Barber. Lifetime prevalence rates of sleep paralysis: A systematic review. Sleep Medicine Reviews, Volume 15, Issue 5, October 2011, Pages 311-315. DOI: 10.1016/j.smrv.2011.01.007
(Faktailmiah.com)
Read More......

Penemuan Bukti Terbaru Bakteri Tertua Penghirup-Oksigen

Penelitian terbaru dari University of Alberta menunjukkan bukti pertama bahwa bakteri penghirup-oksigen menempati dan berkembang di darat 100 juta tahun lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Para peneliti menunjukkan bahwa bentuk paling primitif dari kehidupan di darat yang menghirup oksigen muncul 2,48 milyar tahun yang lalu.

Tim peneliti, yang dipimpin geomikrobiolog U of A, Konhauser Kurt, menyelidiki hubungan antara kadar oksigen atmosfer dan peningkatan konsentrasi kromium dalam bebatuan dasar laut purba. Para peneliti menunjukkan bahwa lonjakan kadar kromium dipicu oleh oksidasi daratan dari pirit mineral.

Oksidasi pirit didorong oleh bakteri dan oksigen. Bakteri aerobik meruntuhkan pirit, yang merilis asam pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Asam ini kemudian melarutkan batu dan tanah menjadi koktail logam, termasuk kromium, yang ditransfer ke laut oleh limpasan air hujan.

Konhauser mengatakan bahwa kunci dari proses ini adalah oksigen di atmosfer bumi yang memungkinkan oksidasi pirit bakteri. Para peneliti melakukan penanggalan puncak untuk kadar kromium dalam batuan sedimen laut itu mencapai 2,48 milyar tahun yang lalu.

“Ini memberi kita penanggalan baru untuk Peristiwa Oksidasi Besar, masa ketika atmosfer pertama kali memiliki oksigen,” kata Konhauser. “Meningkatnya kadar oksigen atmosfer memupuk evolusi spesies bakteri baru yang bertahan hidup dengan respirasi aerobik di darat.

“Nenek moyang kita dimulai dalam penangas asam sebagai bakteri penghirup-oksigen.”

Bentuk kehidupan bakteri yang sama masih hidup hingga saat ini, hidup dari pirit dan menetap di perairan limbah yang sangat asam pada lokasi-lokasi pertambangan di seluruh dunia.

Penelitian Konhauser bersama timnya ini dipublikasikan dalam edisi 20 Oktober jurnal Nature.

Kredit: University of Alberta
Jurnal: Kurt O. Konhauser, Stefan V. Lalonde, Noah J. Planavsky, Ernesto Pecoits, Timothy W. Lyons, Stephen J. Mojzsis, Olivier J. Rouxel, Mark E. Barley, Carlos Rosìere, Phillip W. Fralick, Lee R. Kump, Andrey Bekker. Aerobic bacterial pyrite oxidation and acid rock drainage during the Great Oxidation Event. Nature, volume: 478, Pages: 369–373, 20 October 2011. DOI: 10.1038/nature10511
(FaktaIlmiah.com)
Read More......

Minggu, 23 Oktober 2011

Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica)

Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica), penghasil kapur barus (kamper) ternyata termasuk salah satu tanaman langka. Pohon Kapur yang mampu menghasilkan kristal kapur barus dengan aroma khas ini menempati status keterancaman tertinggi yakni Critically Endangered (Kritis). Pohon Kapur di Kalimantan disebut juga sebagai Ampadu, Amplang, Kapur, Kayatan, Keladan, Melampit, Mengkayat, Mohoi, Muri, dan Sintok. Di Sumatera selain disebut Kapur atau Barus tanaman ini dinamai Haburuan atau Kaberun.

Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini disebut sebagai Borneo Camphor, Camphor Tree, Malay camphor atau Indonesian Kapur. Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) nama resminya adalah Dryobalanops aromatica yang bersinonim dengan Dryobalanops sumatrensis (JF Gmel.) Kosterm., Laurus sumatrensis JF Gmel., Arbor camphorifera Rumph., Dipterocarpus Dryobalanops Steud., Dipterocarpus teres Steud, Dryobalanops camphora Colebr., Dryobalanops junghuhnii Becc., Dryobalanops vriesii Becc Correa., Pterigium teres, Shorea camphorifera Roxb.
Pohon kapur mempunyai ukuran yang besar dan tinggi. Diameter batangnya mencapai 70 cm bahkan 150 meter dengan tinggi pohon mencapai 60 meter. Kulit pohon berwarna coklat dan coklat kemerahan di daerah dalam. Pada batangnya akan mengeluarkan aroma kapur bila dipotong. Daun Kapur tunggal dan berseling, memiliki stipula di sisi ketiak, dengan permukaan daun memngkilap, dan tulang daun sekunder menyirip sangat rapat dengan stipula berbentuk garis dan sangat mudah luruh. Bunga berukuran sedang, kelopak mempunyai ukuran sama besar, mempunyai mahkota bunga elips, mekar, putih berlilin, dan memiliki 30 benang sari. Pohon Kapur memiliki buah agak besar, mengkilap, dan bersayap sebanyak 5 helai.

Tanaman Kapur (Dryobalanops aromatica) tumbuh di hutan dipterocarp campuran hingga ketinggian 300 meter dpl. Persebaran tumbuhan langka ini mulai dari Indonesia (pulau Sumatera dan Kalimantan) dan Malaysia (Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Serawak).

Tanaman Penghasil Kapur Barus atau Kamper. Pohon Kapur atau Dryobalanops aromatica merupakan salah satu tanaman penghasil kapur barus atau kamper selain tumbuhan Cinnamomum camphora. Kapur barus dari pohon Kapur ini telah menjadi komoditi perdagangan internasional sejak abad ke-7 Masehi.

Untuk mendapatkan kristal kapur barus, dimulai dengan memilih, menebang, dan memotong-motong batang pohon Kapur (Dryobalanops aromatica). Potongan-potongan batang pohon Kapur kemudian dibelah untuk menemukan kristal-kristal kapur barus yang terdapat di dalam batangnya. Mungkin lantaran penebangan yang membabi buta kemudian pohon Kapur menjadi pohon yang langka.

Selain menghasilkan kamper, Pohon Kapur juga dapat dimanfaatkan kayunya sebagai bahan bangunan, perkapalan, dinding, dan lantai karena memiliki kualitas kayu yang cukup baik.

Pohon Kapur yang Langka dan Terancam Punah. Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica) semakin sulit ditemukan di habitatnya. Pohon ini termasuk salah satu tanaman langka di Indonesia. Bahkan IUCN Redlist memasukkannya dalam status konservasi Critically Endangered atau Kritis. Status ini merupakan status keterancaman dengan tingkatan paling tinggi sebelum status punah.

Kelangkaan dan terancam punahnya spesies tanaman ini diakibatkan oleh penebangan yang membabi buta untuk mendapatkan kristal kapur barus di dalamnya. Padahal kandungan kampur dalam setiap pohon tidak sama, bahkan terkadang sangat kurang. Ancaman lainnya diakibatkan oleh kerusakan hutan dan kebakaran hutan.

Sumber: http://alamendah.wordpress.com/2011/02/25/pohon-kapur-dryobalanops-aromatica-penghasil-kapur-barus/
Read More......

Sabtu, 22 Oktober 2011

Fakta Unik Tokoh-Tokoh Dunia

Beberapa fakta menarik berikut ini patut disimak. Bukan karena kehebatan tokohnya, namun karena fakta-fakta unik yang menyertai perjalanan hidup sang tokoh.

Meski hanya info-info selingan yang ringan-ringan, tapi lumayanlah buat menyegarkan otak kita yang dijejali berita-berita yang berat-berat.

  1. Tentu Anda semua kenal dengan Kubilai Khan. Yup, kaisar Mongol yang sangat kejam dan ekspansif ini ternyata memiliki sisi toleransi yang sangat tinggi. Percaya tidak, Kubilai Khan adalah tokoh pemimpin dunia pertama yang menyatakan bahwa hari-hari besar agama Buddha, Kristen, Yahudi, dan Islam dijadikan sebagai hari libur resmi kenegaraan. Asal tahu saja, Kubilai Khan adalah cucu dari Genghis Khan yang sangat legendaris itu yang memiliki kekuasaan yang merentang dari perbatasan Eropa, Timur Tengah, hingga hampir seluruh Asia Timur pada abad ke-13. Dengan kata lain, hari libur resmi kenegaraan pada tiap hari besar agama di dunia memang memungkinkan untuk dilakukan oleh Kubilai Khan karena luasnya wilayah kekuasaannya.
  2. Galileo Galilei memang manusia yang kurang beruntung selama hidupnya. Bahkan setelah mati sekalipun, Galileo tetap mengalami kesulitan. Setelah pandangan-pandangan ilmiahnya soal tata surya membuat dirinya berurusan dengan pihak gereja, kematiannya pun dirundung masalah. Saat kematiannya pada tahun 1642, jasadnya tidak langsung dikubur, tapi tetap disimpan hingga tahun 1737, kira-kira hampir se-abad. Tak cukup hanya itu, sebelum dikubur di Gereja Santa Croce, Florence, Italia, seorang bangsawan tega memotong tiga jari Galileo sebagai "kenang-kenangan". Dua dari jari itu kemudian dimiliki oleh seorang dokter Italia, dan jari ketiga-sepotong jari tengah-saat ini berada di Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan di Florence, Italia, dipajang menunjuk ke langit di atas tiang marmer.
  3. Siapakah dia? Tahun 1831 dia mengalami kebangkrutan dalam usahanya. Tahun 1832 dia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal. Tahun 1833 dia kembali bangkrut (kasian banget ya..). Tahun 1835 istrinya meninggal dunia. Tahun 1836 dia menderita tekanan mental yang sangat berat dan hampir saja masuk rumah sakit jiwa. Tahun 1837, dia kalah dalam suatu kontes pidato. Tahun 1840, ia gagal dalam pemilihan anggota senat AS. Tahun 1842, dia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres AS. Tahun 1848 ia kalah lagi di kongres. Tahun 1855, lagi-lagi gagal di senat. Tahun 1856 ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden. Tahun 1858 ia kalah lagi di senat. Tahun 1860 akhirnya dia menjadi presiden Amerika Serikat. Siapakah dia? Dialah Abraham Lincoln. Intinya adalah jangan pernah menyerah dengan berbagai kegagalan yang pernah dialami, bahkan seberat apapun cobaan itu. Coba dan coba lagi!
  4. Kalau ada yang mengatakan bahwa orang yang bergelut di bidang seni memiliki perasaan yang halus, maka cobalah baca fakta berikut ini. Johannes Brahms (1833-1897), komposer besar Jerman, adalah salah seorang yang sangat membenci binatang. Di kala santai atau sedang mencari inspirasi, komposer ini sering pergi ke loteng rumahnya dan mempersiapkan busur dan anak panah. Di sana hampir tiap waktu ia memanah kucing-kucing milik tetangganya. Kebiasaan buruk ini terus dilakukannya hingga sepanjang hidupnya!
  5. Napoleon Bonaparte, saat berperang di Timur Tengah tahun 1799 bermaksud melepaskan 1200 tentara Turki yang berhasil ditawan Perancis, ketika Perancis berhasil merebut Jaffa. Saat itu Napoleon sedang terserang influenza. Saat menginspeksi pasukan, Napoleon terserang batuk berat hingga ia mengatakan "Ma sacre toux" (Batuk sialan). Perwira pendamping Napoleon merasa sang jenderal mengatakan "Massacrez Tous" (Bunuh semua). Akibatnya, seluruh 1200 orang tawanan Turki itu dibunuh. Hanya karena batuk sang jendral dan kuping perwira yang error!
  6. Di masa jayanya, Wilhelm Steinitz adalah salah satu pemain catur paling cemerlang di dunia. Namun saat semakin tua, ia secara perlahan-lahan dijangkiti kegilaan, dan sering merasa bahwa ia dapat menelepon seseorang tanpa menggunakan telepon, ataupun bermain catur tanpa menyentuh bidak. Puncak kegilaannya terjadi saat Steinitz mengumumkan kepada masyarakat luas bahwa ia hendak menantang Tuhan untuk bermain catur. Lebih parah lagi, ia menawarkan fur satu bidak dalam pertandingan ini! Gile bener.

Sumber: http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=3147 dan sumber lain yang relevan.
Read More......

Jumat, 21 Oktober 2011

Elang Jawa

Elang Jawa yang nama ilmiahnya Nisaetus bartelsi adalah salah satu spesies elang berukuran sedang yang ada di Pulau Jawa. Satwa ini dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda. Dan sejak 1992, burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia. Keberadaan elang jawa ini sesungguhnya telah diketahui sejak tahun 1820 oleh van Hasselt dan Kuhl. Akan tetapi pada masa itu hingga abad ke-19, elang jawa masih dianggap sebagai jenis elang brontok, yang dilihat dari spesimennya.

Baru pada tahun 1908, atas dasar specimen koleksi yang dibuat oleh Max Bertels seorang pakar burung di negeri Jerman. O. Finsch, mengenalinya sebagai takson yang baru. Ia mengiranya sebagai anak jenis dari Spizaetus kelaarti, sejenis elang yang ada di Sri Lanka. Sampai kemudian pada tahun 1924, Prof. Stresemann memberi nama takson baru tersebut dengan epitet spesifik bartelsi, untuk menghormati Max Bartels di atas, dan memasukkannya sebagai anak jenis elang gunung Spizaetus nipalensis. Demikianlah, burung ini kemudian dikenal dunia dengan nama ilmiah Spizaetus nipalensis bartelsi, hingga akhirnya pada tahun 1953 D. Amadon mengusulkan untuk menaikkan peringkatnya dan mendudukkannya ke dalam jenis yang tersendiri, Spizaetus bartelsi.

Elang jawa bertubuh sedang sampai besar, langsing, dengan panjang tubuh antara 60-70 cm (dari ujung paruh hingga ujung ekor). Kepala berwarna coklat kemerahan (kadru), dengan jambul yang tinggi menonjol (2-4 bulu, panjang hingga 12 cm) dan tengkuk yang coklat kekuningan (kadang nampak keemasan bila terkena sinar matahari). Jambul hitam dengan ujung putih; mahkota dan kumis berwarna hitam, sedangkan punggung dan sayap coklat gelap. Ekor kecoklatan dengan empat garis gelap dan lebar melintang yang nampak jelas di sisi bawah, ujung ekor bergaris putih tipis. Betina berwarna serupa, sedikit lebih besar. Burung muda dengan kepala, leher dan sisi bawah tubuh berwarna coklat kayu manis terang, tanpa coretan atau garis-garis.

Elang jawa terbatas hanya di Pulau Jawa, dari ujung barat (Taman Nasional Ujung Kulon) hingga ujung timur di Semenanjung Blambangan Purwo. Namun demikian penyebarannya kini terbatas di wilayah-wilayah dengan hutan primer dan di daerah perbukitan berhutan pada peralihan dataran rendah dengan pegunungan. Sebagian besar ditemukan di separuh belahan selatan Pulau Jawa. Agaknya burung ini hidup berspesialisasi pada wilayah berlereng. Elang Jawa menyukai ekosistem hutan hujan tropika yang selalu hijau, di dataran rendah maupun pada tempat-tempat yang lebih tinggi. Mulai dari wilayah dekat pantai seperti di Ujung Kulon dan Meru Betiri, sampai ke hutan-hutan pegunungan bawah dan atas hingga ketinggian 2.200 m dan kadang-kadang 3.000 m dpl.

Sehingga meskipun luas daerah agihannya, total jumlahnya hanya sekitar 137-188 pasang burung, atau perkiraan jumlah individu elang ini berkisar antara 600-1.000 ekor. Populasi yang kecil ini menghadapi ancaman besar terhadap kelestariannya, yang disebabkan oleh kehilangan habitat dan eksploitasi jenis. Pembalakan liar dan konversi hutan menjadi lahan pertanian telah menyusutkan tutupan hutan primer di Jawa. Dalam pada itu, elang ini juga terus diburu orang untuk diperjual belikan di pasar gelap sebagai satwa peliharaan. Karena kelangkaannya, memelihara burung ini seolah menjadi kebanggaan tersendiri, dan pada gilirannya menjadikan harga burung ini melambung tinggi.

Mempertimbangkan kecilnya populasi, wilayah agihannya yang terbatas dan tekanan tinggi yang dihadapi itu, organisasi konservasi dunia IUCN memasukkan elang Jawa ke dalam status EN (Endangered, terancam kepunahan). Demikian pula, Pemerintah Indonesia menetapkannya sebagai hewan yang dilindungi oleh undang-undang.

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Elang_Jawa
Read More......

Kijang

Kijang atau muncak adalah kerabat rusa yang tergabung dalam genus Muntiacus. Kijang berasal dari Dunia Lama dan dianggap sebagai jenis rusa tertua, telah ada sejak 15-35 juta tahun yang lalu, dengan sisa-sisa dari masa Miosen ditemukan di Perancis dan Jerman.

Pada masa sekarang, muncak hanya dapat ditemui di Asia Selatan dan Asia Tenggara, mulai dari India, Srilangka, Indocina, hingga kepulauan Nusantara. Beberapa jenis diintroduksi di Inggris dan sekarang banyak dijumpai di sana.

Kijang tidak mengenal musim kawin dan dapat kawin kapan saja, namun perilaku musim kawin muncul bila kijang dibawa ke daerah beriklim sedang. Jantannya memiliki tanduk pendek yang dapat tumbuh bila patah.

Hewan ini sekarang menarik perhatian penelitian evolusi molekular karena memiliki variasi jumlah kromosom yang dramatis dan ditemukannya beberapa jenis baru (terutama di Indocina).

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Kijang
Read More......

Kuskus

Kuskus Beruang atau Kuse (Ailurops ursinus) adalah anggota dari genus Ailurops, merupakan salah satu dari dua jenis kuskus endemik di Sulawesi. Binatang ini termasuk dalam golongan binatang berkantung (marsupialia) dan dari keluarga Phalangeridae. Kuskus Beruang adalah marsupial arboreal yang hidup di kanopi hutan hujan tropis.

Hampir tidak diketahui status dan keadaan ekologinya. Meskipun ilmuwan menggolongkan populasi ini kedalam satu spesies, yaitu , A. ursinus, atau melanotis, tetapi pada dasarnya Kuskus Beruang merupakan suatu spesies. Genus ini berbeda, meskipun pihak berwenang memasukan dalam subfamili, Ailuropinae. Kuskus Beruang hanya ditemukan di beberapa pulau di Indonesia, yang merupakan bagian dari Asia, yang sebagian besar marsupial tidak ditemukan di Asia. Sebuah hipotesis menyatakan bahwa isolasi yang menyebabkan Kuskus Beruang ditemukan di Pulau Sulawesi yang terjadi pada waktu Miosen yang menyebabkan perbedaan dari keluarga Phalangeridae.

Dimana betinanya membawa bayi di dalam kantong yang terdapat di bagian perut. Panjang badan dan kepala kuse adalah 56 cm, panjang ekornya 54 cm dan beratnya dapat mencapai 8 kg. Kuse memiliki ekor yang prehensil, yaitu ekor yang dapat memegang dan biasa digunakan untuk membantu berpegangan pada waktu memanjat pohon yang tinggi.Nasib Kuse di Sulawesi Utara berada dalam bahaya karena populasinya sudah terlampau kecil.Antara tahun 1980 dan 1995 di Tangkoko telah terjadi pengurangan kepadatan sebesar 50%, yakni dari 3,9 ekor per km2 menjadi 2,0 ekor per km2. Selama survei WCS di hutan-hutan lindung Sulawesi Utara tahun 1999, binatang ini hanya terlihat tujuh kali di sepanjang 491 km jalur transek. Ini menunjukkan kepadatan populasi yang sangat rendah.

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Ailurops
http://pasar-info.blogspot.com/2011/03/8-hewan-langka-di-indonesia.html
sumber gambar: http://pasar-info.blogspot.com/2011/03/8-hewan-langka-di-indonesia.html
Read More......

Burung Merak

Merak Biru atau Merak India, yang dalam nama ilmiahnya Pavo cristatus adalah salah satu burung dari tiga spesies burung merak. Merak Biru mempunyai bulu berwarna biru gelap mengilap. Burung jantan dewasa berukuran besar, panjangnya dapat mencapai 230cm, dengan penutup ekor yang sangat panjang berwarna hijau metalik. Di atas kepalanya terdapat jambul tegak biru membentuk kipas. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan. Bulu-bulunya tidak mengilap, berwarna coklat kehijauan dengan garis-garis hitam dan tanpa dihiasi bulu penutup ekor. Burung muda seperti betina.

Populasi Merak Biru tersebar di hutan terbuka dengan padang rumput di India, Pakistan, Sri Lanka, Nepal dan Bhutan. Sebelumnya spesies ini ditemukan juga di Bangladesh, namun sekarang kemungkinan besar telah punah di sana.

Merak jantan adalah poligami spesies, mempunyai pasangan lebih dari satu. Pada musim berbiak, burung jantan memamerkan bulu ekornya di depan burung betina. Bulu-bulu penutup ekor dibuka membentuk kipas dengan bintik berbentuk mata berwarna biru. Burung betina biasanya menetaskan tiga sampai enam butir telur.

Pakan burung Merak Biru terdiri dari aneka biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan, aneka serangga, serta berbagai jenis hewan kecil seperti cacing, laba-laba dan kadal kecil.

Merak Biru adalah burung nasional negara India. Spesies ini juga memegang peranan penting dalam mitologi Buddha, Hindu dan kebudayaan-kebudayaan lainnya.

Burung Merak Biru dievaluasikan sebagai beresiko rendah di dalam IUCN Red List.

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pavo_cristatus
sumber gambar : http://berita.univpancasila.ac.id/foto_berita/27wew.jpg
Read More......

Jambu monyet (Anacardium occidentale)

Jambu monyet atau jambu mede (Anacardium occidentale) adalah sejenis tanaman dari suku Anacardiaceae yang berasal dari Brasil dan memiliki "buah" yang dapat dimakan. Yang lebih terkenal dari jambu mede adalah kacang mede, kacang mete atau kacang mente; bijinya yang biasa dikeringkan dan digoreng untuk dijadikan berbagai macam penganan. Secara botani, tumbuhan ini sama sekali bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae), melainkan malah lebih dekat kekerabatannya dengan mangga (suku Anacardiaceae).

Di wilayah indonesia jambu monyet dikenal juga dengan berbagai nama seperti jambu mèdè (Sd.); jambu mété atau jambu ménté (Jw.); jhambu monyèt (Md.); jambu dwipa, jambu jipang, nyambu monyèt (Bl.); nyambuk nyĕbèt (Sas.); jambu érang, jambu monyé (Mink.); jambu dipa (Banj.); buwah monyet (Timor); buwah yaki (Manado); buwa yakis, wo yakis (Sulut); buwa yaki (Ternate, Tidore); buwa jakis (Galela); jambu daré, jambu masong (Mak.); jampu sèrĕng, jampu tapĕsi (Bug.); dan lain-lain.
Dalam bahasa Inggris dinamakan cashew (tree), yang diturunkan dari perkataan Portugis untuk menamai buahnya, caju, yang sebetulnya juga merupakan pinjaman dari nama dalam bahasa Tupi, acajú. Sementara nama marganya (Anacardium) merujuk pada bentuk buah semunya yang seperti jantung terbalik.
Pohon berukuran sedang, tinggi sampai dengan 12 m, dengan tajuk melebar, sangat bercabang-cabang, dan selalu hijau. Tajuk bisa jadi tinggi dan menyempit, atau rendah dan melebar, bergantung pada kondisi lingkungannya.
Daun-daun terletak pada ujung ranting. Helai daun bertangkai, bundar telur terbalik, kebanyakan dengan pangkal meruncing dan ujung membundar, melekuk ke dalam, gundul, 8–22 × 5–13 cm.
Berumah satu (monoesis), bunga-bunga berkelamin campuran, terkumpul dalam sebuah malai rata berambut halus, lebar 15–25 cm. Kelopak berambut, 4–5 mm. Mahkota runcing, lk 1 cm, putih kemudian merah, berambut. Buah geluk berwarna coklat tua, membengkok, tinggi lk 3 cm.

Reference:
http://id.wikipedia.org/wiki/Jambu_monyet
sumber gambar
http://upload.wikimedia.org
Read More......